Tips Rawat Kain Tenun untuk Menjaga Keindahannya

Kain tenun Anna Mariana
Sumber :
  • Bimo Aria/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Menjaga dan merawat kain tenun  semestinya dengan cara khusus. Sebab kain tersebut memiliki proses yang berbeda dari kain lainnya, yang tidak melalui proses pabrikan.

img_title Kartini Fest 2025 di Peninsula Island, Hadirkan 30 Finalis Miss Universe Asia Berbalut Kain Tenun Endek Bali

Kain tenun memiliki proses pembuatan yang cukup lama dengan berbagai hasil warna dan motif yang menarik. Dan untuk menjaga keindahannya, tentunya tidak bisa asal merawatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut desainer senior Ida Leman yang kerap mengaplikasikan tenun pada setiap rancangannya, hal yang pertama kali dilakukan untuk menjaga kain tenun adalah mengenali jenis kainnya. Sebab tenun di beberapa daerah berbeda-beda.

img_title Jangan Terkecoh! Begini Cara Bedakan Tenun yang Pakai Pewarna Alami dan Sintetis

"Agar warna, motif dan bentuknya tetap indah, perawatannya tidak boleh sembarangan. Pertama, kenali dulu jenis kain tenunnya," ujar Ida kepada VIVA.co.id di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 19 Desember 2016.

Dia menambahkan bahwa kain tenun yang terbuat dari benang sutera sebaiknya dicuci dengan dry clean. Sedangkan tenun yang terbuat dari bahan lain, seperti katun bisa dicuci menggunakan tangan atau sampo yang tidak memiliki kandungan detergen.

img_title BRI Hadir di Gelaran Alun Alun Indonesia, Ada Banyak Diskon Hingga Promo Ratusan Ribu Rupiah

Dia menyarankan untuk menghindari mencuci kain tenun dengan cara direndam terlalu lama, karena dapat merusak kain. Menurutnya, yang sebaiknya dilakukan adalah dengan merendamnya sebentar, lalu diangin-anginkan di tempat yang teduh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada dasarnya ketika menggunakan baju dari kain tenun pasti tidak akan terlalu kotor, jadi tidak perlu direndam. Tinggal dikucek sebentar dan dibilas,” kata Ida.

Dan ketika ingin menyetrika, pastikan pada bagian luar baju dialasi kertas. Hal ini agar tenun tidak bersentuhan langsung dengan temperatur panas seterika, yang dapat menyebabkan warna memudar.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia/Kemendag

Penyelidikan soal Impor Kain Tenun dari Benang Filamen Artifisial Disetop, Ini Hasilnya

Kain tenunan dari benang filamen artifisial digunakan sebagai bahan baku dalam proses produksi pakaian dan aksesori pakaian seperti kemeja, jas, dan gaun.

img_title
VIVA.co.id
30 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut