KAI Gandeng INKA Buat Pengadaan 16 Rangkaian KRL

KRL KfW i9000 yang akan beroperasi di lintas Yogya-Klaten.
Sumber :
  • Instagram @tommysetiotomo

VIVA – KAI Commuter dan PT INKA (Persero) lakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU, terkait pengadaan 16 rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL).

IPK 2,77 dan Lulusan ITB, Ridwan Kamil: Saya Pasti Enggak Bisa Kerja di KAI, tapi Buktinya...

Pada penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI Commuter, Roppiq Lutzfi Azhar dengan Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro.

Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro mengatakan, MoU tersebut merupakan sinergi BUMN dengan lingkup kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan segala persiapan yang diperlukan untuk pengadaan KRL oleh KAI Commuter dan persiapan produksi KRL oleh PT INKA.

Petugas Keamanan KAI Bandara Medan Temukan Uang Puluhan Juta Milik Penumpang

Baca juga: Niat Mencuri di Rumah Janda, Pria Ini Mendadak Cabul

“KAI Commuter berencana akan melakukan pengadaan sarana baru sebanyak 16 rangkaian KRL dengan susunan 12 kereta setiap rangkaian dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan peraturan perundang-undangan perkeretaapian,” kata Budi dari keterangan, Selasa 10 Mei 2022.

KPK Siap Dampingi Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran dari Potensi Korupsi

Adapun dengan pengadaan tersebut diharapkan pengiriman pertama kereta api akan sesuai jadwal. Di mana diperkirakan dilakukan pada tahun 2024.

Selain itu, PT INKA juga akan menyediakan layanan purna jual seperti penyediaan suku cadang komponen. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen dalam penyediaan produk dalam negeri yang andal karya anak bangsa.

Pengiriman Kereta KRD DMU PT INKA ke Filipina.

Photo :
  • twitter @DOTrPH

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan MoU tersebut akan menjadi pedoman bersama antara KAI, dalam hal ini KAI Commuter, dan INKA. Dalam rangka mempersiapkan rencana pengadaan 16 rangkaian KRL, dengan baik dan komprehensif serta berlandaskan kepada Good Corporate Governance.

Dedik mengatakan, KAI melihat optimisme pemulihan ekonomi yang luar biasa. Itu diketahui dari peningkatan pelanggan telah terlihat dengan keterisian okupansi sudah hampir 100 persen. Di mana menunjukkan bahwa antusias masyarakat terhadap kebutuhan transportasi publik yang efisien, ramah lingkungan, terjangkau, serta tertib protokol kesehatan.

“Sejalan dengan kondisi itu, maka rencana Pengadaan Sarana KRL baru ini yang akan dilaksanakan KAI Commuter dan INKA ini nantinya tidak terlepas dari pesan Presiden bagaimana kita membangun transportasi yang efisien, ramah lingkungan, terjangkau oleh masyarakat, serta dengan mempertimbangkan prinsip ESG yang akan menjadi standar kita ke depan,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya