Hasil Pemberantasan Korupsi, Saudi Raup Rp1.419 Triliun

Pangeran Alwaleed bin Talal, salah seorang konglomerat Saudi yang ditahan karena korupsi dan akhirnya dibebaskan.
Sumber :
  • Reuters/Ahmed Jadallah

VIVA – Pemberantasan korupsi yang dilakukan secara masif oleh putera mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad bi Salman berbuah hasil yang signifikan. Di tengah ancaman kebangkrutan, mereka berhasil meraup US$106,7 miliar, atau senilai Rp1.419 triliun.

Mulai Geram, Arab Saudi Ancam Hal Ini ke Isarel Jika Terus Serang Gaza

Diberitakan oleh Al Jazeera, Jaksa Agung Saudi Sheikh Saud al-Mojeb dalam pernyataannya mengumumkan angka tersebut. Menurut Sheikh Saud al-Mojeb angka sebesar itu berasal dari beragam aset termasuk real estate, area komersial, uang tunai, dan lain lain. Ia menambahkan, total angka individu yang diinterogasi dalam pemberantasan anti-korupsi ini mencapai 381 orang, 65 di antaranya ditahan sebagai bagian dari pembersihan anti-korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah pemerintah Saudi membebaskan seluruh tahanan dari Hotel Ritz-Carlton, setelah selama dua bulan mereka ditahan dengan tuduhan korupsi. "Tak ada lagi tahanan yang tersisa di Hotel Ritz Carlton," ujar seorang pejabat Saudi seperti dikutip dari Reuters, 31 Januari 2018.

Jika Hal Ini Terjadi, Arab Saudi Bakal Normalisasi Hubungan dengan Israel

Pada November tahun lalu, pemerintah Saudi menahan belasan anggota kerajaan, sejumlah menteri, dan konglomerat Saudi dalam operasi pemberantasan korupsi yang digelar oleh Putera Mahkota Kerajaan Saudi Pangeran Mohammad bin Salman. Mereka dikenai tuduhan melakukan pencucian uang, penyuapan, hingga pemerasan pejabat.

Semua yang ditangkap ditahan secara bersama-sama di Hotel Ritz-Carlton. Selama proses penahanan, hotel tersebut ditutup untuk umum.

Putra Mahkota Arab Saudi Ancam Sanksi UEA, Ternyata Ini Alasannya

Sabtu kemarin, konglomerat Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal menyampaikan secara eksklusif kepada Reuters, bahwa ia akan segera dibebaskan, dan tak ada dakwaan yang dibebankan kepadanya.

Jemaah umrah yang buka puasa dan sahur di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Pangeran Mohammed bin Salman Larang Buka Puasa di Dalam Masjid Arab Saudi, Namun untuk Alasan Baik

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad Bin Salman, telah mengeluarkan perintah yang melarang buka puasa di masjid-masjid Arab Saudi menjelang Ramadhan mendatang.

img_title
VIVA.co.id
1 Maret 2024