Bukan Silet, Penyerang Penumpang Transjakarta Gunakan Cakar

Ilustrasi penumpang naik Transjakarta
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA – Jajaran Polsek Metro Taman Sari telah meringkus YAT (37 tahun), perempuan misterius yang menyerang Novita Geraldine, penumpang Transjakarta. Diketahui, insiden tersebut terjadi di Halte Olimo, Mangga Besar, Minggu 26 Januari 2020.

Kapolsek Metro Taman Sari Ajun Komisaris Besar Polisi Abdul Ghafur menyebut, pelaku diduga menyayat leher korban menggunakan kuku bagian telunjuk. Sebelumnya, viral di media sosial jika korban diduga menyerang dengan silet.

"Dari hasil interogasi, YAT ini mengakui perbuatannya yang dilakukan terhadap korban lantaran sedang kesal. Sehingga dia melampiaskan kekesalannya dengan mencakar bagian belakang leher korban," kata Ghafur dalam keterangannya, Selasa, 28 Januari 2020.

Ghafur menyebut, sosok YAT ini adalah seorang tunawisma dan tak mempunyai pekerjaan. Bahkan, saat polisi mendalami sosok YAT, ternyata yang bersangkutan sedang depresi.

"Berdasarkan penelusuran bahwa yang bersangkutan dalam kondisi sedang mengalami depresi," ujarnya.

Ghafur menyebut, kasus ini terungkap seusai korban mengunggah foto luka di akun Twitternya. Selanjutnya, korban membuat laporan ke Polsek Metro Taman Sari.

Berangkat dari laporan tersebut, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari Kompol Rango Siregar menyebut, pihaknya meringkus pelaku tak jauh dari lokasi kejadian.

"Kami berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan informasi dari warga sekitar lokasi, keterangan dari korban dan dari rekaman CCTV," kata Ranggo.

Brimob Gadungan di NTB Nekat Curi Motor Warga, Begini Modusnya

Kepada polisi, YAT mengaku melakukan serangan tersebut secara spontan. Depresi yang melanda pelaku disinyalir menjadi pemicu serangan spontan bak memburu mangsa tersebut.

Untuk itu, polisi akan membawa YAT ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dites kejiwaannya. Jika hasil pemeriksaan menunjukan bahwa pelaku positif mengalami gangguan jiwa, maka polisi akan menyerahkannya ke Dinas Sosial atau Dinsos Jakarta Barat.

Rumah di Jaktim Roboh saat Renovasi, 1 Warga Tewas Tertimpa

"Selanjutnya pelaku akan dibawa ke RS Polri untuk dilakukan observasi melalui Dokter Kejiwaan. Kalau nanti terbukti gangguan jiwa, maka kami akan titipkan ke Dinsos Jakarta Barat," ujar Ranggo.

Atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman lima tahun penjara. (ren)

Tabrak dan Hendak Rampas Mobil, 6 Debt Collector Sadis Ditangkap Polres Labusel
Banjir di Kenya (Doc: Anadolu Ajansi)

Banjir dan Tanah Longsor Mematikan di Kenya, 179 Orang Tewas

Banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat di Kenya telah merenggut nyawa 179 orang, dari jumlah tewas tersebut terdapat 15 korban yang merupakan anak-anak.

img_title
VIVA.co.id
2 Mei 2024