Tawarkan Prostitusi Melalui Website dan Telegram, Seorang Mucikari Tertangkap

Ilustrasi prostitusi
Ilustrasi prostitusi
Sumber :
  • dreamstime.com

VIVA Kriminal – Seorang pria berinisial MC(24) tertangkap Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat lantaran berperan sebagai mucikari yang tawarkan jasa prositusi online melalui sebuah website dan juga aplikasi telegram. Jumlah PSK yang bergabung dalam group telegram sebanyak 60 wanita yang berasal dari berbagai daerah.

Kapolsek Tambora, Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Putra Pratama mengatakan dalam pengungkapan tersebut pihaknya mendapatkan informasi terdapat sebuah laman/website Semprot.com yang dalamnya menawarkan jasa prositusi berbagai wanita yang disertai dengan foto dan dn Video.

"Unit Reskrim Polsek Tambora yang dipimpin Iptu Rizki Ari Budianto, melakukan penyelidikan dan menelusuri situs Semprot.com. Tim berhasil bergabung di grup telegram khusus yang menjajakan prostitusi online bernama Big Pertamax. Group telegram ini berisi foto-foto wanita yang ditawarkan berikut harga dan jenis pelayanan." ujar Putra dalam keterangannya dikonfirmasi, Minggu 22 Januari 2023.

Pria berinisial MC(24) tertangkap Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat lantaran

Pria berinisial MC(24) tertangkap Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat lantaran

Photo :
  • Polsek Tambora Jakarta Barat.


Putra mengatakan dalam proses penyelidikan, pihaknya bahkan sampai harus melakukan penyamaran dengan berpura-pura melakukan pemesanan via Group telegram Big Pertamax, dan mengamankan satu orang wanita. Penyidik kemudian mengembangkan tindak pidana
prostitusi online ini hingga ke muncikarinya.

"Dalam proses pengembangan prostitusi online, petugas berhasil menangkap pemilik akun sekaligus admin group telegram Big Pertamx di sebuah apartemen kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, selain menangkap pemilik akun, petugas juga mengamankan dua wanita lain yang berada di kamar apartemen itu." ujarnya.

Putra menjelaskan untuk pemilik Akun sekaligus admin group telegram berinisial MC usia 24 tahun ditetapkan sebagai tersangka, karena berperan sebagai muncikari yang mengambil keuntungan dengan menawarkan wanita penghibur ke pria hidung belang. Sementara untuk tiga wanita yang diamankan dijadikan sebagai saksi.

"Pemilik akun sekaligus admin group telegram kita tetapkan sebagai tersangka. MC (24) berperan merekrut wanita melalui medsos twitter. Jika ada wanita yang berminat, para wanita lalu diminta mengirimkan sejumlah foto dan video. ketika cocok MC (24) akan menemui para calon wanita yang akan ditawarkannya melalui group telegram" ujarnya.
Telegram.

Telegram.

Photo :
  • Cashcash Pro


Dalam proses penyelidikan diketahui kebanyakan wanita PSK yang bergabung di akun MC berasal dari Jakarta, Bandung dan Malang. Sekitar 60 wanita yang bergabung di group telegram milik MC.

Pelaku MC sendiri mendapatkan keuntungan sebesar lima 15 persen dari hasil menawarkan para wanita di akun telegram BIG PERTAMAX dengan kisaran harga Rp2-4 juta. Sebagian besar para wanita tidak tinggal menetap dengan pelaku. Pelaku hanya menjadi perantara jika ada pelanggan yang berminat.

Dalam kasus ini pemilik akun sekaligus admin MC dikenakan pasal 295 Jo pasal 506 KUHP dan atau pasal 30 Jo pasal 4 ayat 2 huruf d Undang - undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 2 ayat 2 Undang - undang RI nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan manusia.