Polisi Tembak Polisi, Pelaku Akan Jalani Tes Kejiwaan

Penembakan Polsek Cimanggis.
Sumber :
  • Zahrul Darmawan/VIVA.co.id

VIVA – Tim penyidik bakal melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap Brigadir RT, terduga pelaku penembakan yang menewaskan Bripka Rahmat Effendi. Tak hanya itu, penyidik juga akan memeriksa kejiwaan pria 31 tahun tersebut dalam kasus polisi tembak polisi.

Viral Terekam Seorang Wanita Lahiran Sendiri di Mushola Kota Depok

Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Polisi Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, Brigadir RT bertugas sebagai anggota Polisi Air dan Udara Badan Pemeliharaan Keamanan Polri. 

Zulkarnain pun tak menyangka, jika salah satu anak buahnya itu bakal bertindak bengis. "Sebenarnya dengan menggunakan senjata api HS, dengan satu butir selongsong saja sudah bisa membuat seseorang meninggal dunia," katanya saat ditemui di rumah duka di kawasan Permata Tapos Residence, Depok, Jawa Barat, Jumat, 26 Juli 2019.

Anak Buah Irjen Ferdy Sambo Tewas Ditembak, Polri: Pelaku Diamankan

Merujuk pada kejadian itu, Zulkarnain pun mempertanyakan kejiwaan Brigadir RT. "Nah ini dilihat dari kronologinya sangat kejam. Dari 9 butir selongsong yang dikeluarkan 7 butir," ujarnya
        
Ketika disinggung lebih jauh soal penggunaan senjata api tersebut, Zulkarnain mengaku belum mengetahui apakah Brigadir RT telah lulus uji tes kepemilikan atau tidak. Sebab yang ia gunakan saat menembak Bripka Rahmat Effendy adalah milik institusi yang dipinjamkan.
        
"Nah itu lagi dalam pemeriksaan apakah dalam pemeriksaan (izin bawa senjata api). Karena uji psikotes pemilikan itu ada evaluasi satu hingga dua tahun," ujarnya.

Zulkarnain menjelaskan, izin kepemilikan senjata api wajib diperpanjang selama dua tahun berturut-turut. Hal itu dilakukan agar menghindari psikologi yang bisa saja  berubah dalam setahun.
       
"Nah ini memang karena kejiwaan (bukan dendam) karena perkembangan kebiasaan seseorang, dan hubungan sosialnya berpengaruh pada kejiwaan seseorang," ujarnya.
 
Sebelumnya, Bripka Rahmat tewas akibat tujuh luka tembak. Peristiwa itu terjadi di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), Polsek Cimanggis, Depok, Kamis malam, 25 Juli 2019. 
         
Terduga pelaku yakni Brigadir RT. Saat ini, ia sedang menjalani proses penyelidikan lebih lanjut di Polda Metro Jaya. Sedangkan Bripka Rahmat telah dimakamkan di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat siang. 

Brigadir J yang Tewas Ditembak Diduga Ajudan Kadiv Propam Polri
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo

2 Polisi Gugur Ditembak KKB di Paniai, Senpi AK-47 Dicuri

Dua anggota polisi yang bertugas di Pos Polisi Ndeotadi 99 Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, gugur ditembak KKB

img_title
VIVA.co.id
20 Maret 2024