Update Corona di Depok: ODP 2.413, Positif 139

Peta persebaran kasus Corona di Depok
Sumber :
  • VIVAnews/Zahrul Darmawan

VIVA – Jumlah orang yang terjangkit virus Corona (Covid-19) di Kota Depok terpantau masih terus bertambah. Pemerintah setempat mencatat, jumlah pasien positif dari 134 orang, saat ini naik menjadi 139 orang pada Rabu, 15 April 2020. 

img_title COVID-19 di Jakarta Naik Lagi, Total Ada 365 Kasus

Sedangkan data untuk pasien sembuh masih sama dengan hari sebelumnya, yakni 11 orang sedangkan jumlah meninggal dunia 15 orang.       

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kasus positif, data terbaru juga menunjukkan adanya kenaikan pada sejumlah kategori. Diantaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 681 orang bertambah menjadi 695 orang, selesai pemantauan 14 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 681 orang.

img_title Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Naik Sejak November 2023

Kemudian, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 2.403 orang, bertambah jadi 2.413 orang. Dari angka itu, selesai pemantauan meningkat menjadi 359 orang dan masih dalam pemantauan 2.054 orang. 

Selanjutnya, untuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari 717 orang, naik menjadi 760 orang, selesai pengawasan 146 orang, dan masih dalam pengawasan 614 orang. Sedangkan jumlah PDP yang meninggal dunia saat ini mencapai 39 orang. 

img_title Pakar Imbau, Waspadai Pandemi Disease X, Mematikan Dibanding COVID-19

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana kembali mengingatkan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

“Dengan meningkatnya kasus konfirmasi ini, agar menjadi perhatian kita semua untuk lebih  waspada terhadap penyebaran COVID-19 di Kota Depok," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wali Kota Depok, Mohammad Idris juga mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

"Setop penyebaran COVID-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah," tuturnya.

Presiden Jokowi dicek kesehatan sebelum divaksinasi booster COVID-19 tahap dua

Bertarung Pulihkan Pandemi, Jalan Terjal Pemerintah Indonesia Bangkit dari Belenggu COVID-19

Lantas bagaimana jejak perjalanan mewabahnya virus mematikan Sars-CoV-2 tersebut, hingga langsung memunculkan situasi pandemi yang mencekam di Tanah Air?

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut