Belasan Warga Kabupaten Tangerang Terserang Cikungunya

Nyamuk Aedes aegypti
Sumber :
  • Times of India

VIVA – Sebanyak 13 warga Desa Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, terserang penyakit cikungunya. Perubahan cuaca disebut sebagai faktor utama munculnya penyakit tersebut. 

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, mengatakan penyakit itu muncul setelah adanya peralihan musim dari kemarau menuju penghujan. Dimana saat itu, banyak nyamuk yang mulai bermunculan termasuk, nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus.

"Iya betul ada 13 warga terkena cikungunya dan itu disebabkan nyamuk Aedes Aegypti yang muncul setiap adanya peralihan musim kemarau ke penghujan," katanya, Selasa, 20 Oktiber 2020.

Baca juga: Positif COVID-19, Kabur dari Ambulans, Menghilang di Tengah Demonstran

Dijelaskannya, belasan warga tersebut mengeluhkan hal yang sama, yakni merasa pegal-pegal hebat di otot-otot kaki. Hal tersebut membuat pihak puskesmas melakukan pemeriksaan massal di desa tersebut.

"Pihak puskesmas telah melakukan pemeriksaan ke wilayah tersebut, memang ditemukan 13 orang yang terjangkit cikungunya," ujarnya.

Namun, Hendra membantah jika ada yang sampai menderita kelumpuhan akibat dari terjangkit virus yang berasal dari nyamuk tersebut.

Adanya hal itu, pihak puskesmas setempat pun melakukan pengobatan kepada belasan warga. Lalu, turut melakukan pencegahan melalui fogging di lingkungan tersebut untuk membasmi nyamuk-nyamuk pembawa penyakit cikungunya tersebut.

Mayat Pria Tanpa Busana Ditemukan di Gorong-gorong AEON Mall BSD

"Kita juga minta masyarakat untuk lakukan gerakan 3M, yakni menutup rapat tempat penyimpanan air, menguras tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas yang bisa menampung air sehingga jentik nyamuk tidak akan memiliki kesempatan untuk menetas," jelasnya.

Diimbau juga kepada masyarakat, untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila merasakan beberapa tanda penyakit cikungunya agar penanganan dapat maksimal.

Hujan Deras, Tanah di Perumahan Tangerang Longsor

"Jika merasa demam lebih dari 39 derajat celcius, nyeri pada otot dan sendi, sendi bengkak, nyeri pada tulang, sakit kepala, muncul ruam di tubuh, lemas, serta mual maka segera periksakan diri ke dokter agar dapat segera tertangani," katanya. (ren)

Dirjen P2P) Kemenkes RI Maxi Rondonuwu.

8 Warga Cilandak Alami Bercak Merah, Kemenkes: Gejala ke Cikungunya

Kemenkes sebut pasien dilaporkan terpapar sejak April 2022 dan saat ini seluruhnya telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit terdekat.

img_title
VIVA.co.id
3 Juni 2022