Ditanya Apakah Akan Tutup Holywings, Ini Jawaban Satpol PP DKI

Kepala Satpol PP DKI Arifin di Jakarta, Selasa, 26 November 2019.
Kepala Satpol PP DKI Arifin di Jakarta, Selasa, 26 November 2019.
Sumber :
  • VIVAnews/ Fajar Ginanjar Mukti

VIVA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta masih pikir-pikir soal penutupan gerai Holywings yang ada di Ibu Kota. Saat ditanya apakah akan menutup Holywings buntut promosi minuman beralkohol secara gratis bagi pengunjung bernama ‘Muhammad’ dan ‘Maria’, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Arifin tidak menjawab dengan tegas.

"Sesuai Perda pelanggarannya, kami juga tidak semena-mena untuk melakukan penutupan-penutupan," kata dia kepada wartawan, Senin 27 Juni 2022.

Arifin berdalih harus melihat dari pelanggaran yang dilakukan. Sehingga, dia mengklaim tidak bisa main asal tutup saja terhadap Holywings.

"Apapun pelanggarannya, maka sanksinya sesuai pelanggarannya. Kami melihat dari sisi kegiatan apa yang dia langgar, maka kegiatan yang dilanggar itu ada aturannya, sanksi apa yang dikeluarkan sudah ada secara teknis," katanya.

Untuk diketahui, Holywings mengunggah promosi berupa foto di akun instagramnya pada Kamis, 23 Juni 2022. Foto itu bertuliskan ‘Dicaei! Yang bernama Muhammad dan Maria. Kita kasih Cordon’s Dry Cin atau Cordon’s Pink. Gratis’. Dibawah foto juga terdapat keterangan ‘Bilangin ke Muhammad dan Maria, disuruh ke Holywings sekarang juga!!!

Tapi, unggahan itu sudah dihapus usai viral di media sosial. Namun, unggahan tersebut dikecam netizen khususnya umat Islam.

Kemudian, aparat kepolisian menetapkan enam orang tersangka yang merupakan karyawan Holywings, yakni EJD (27), NDP (36), DAD (27), EA (22), A (25), dan AAM (25). EJD merupakan direktur kreatif.