Ini Penyebab Gedung di UI Roboh

Gedung resimen mahasiswa di kampus Universitas Indonesia yang roboh, Senin (6/6/2016). Gedung ini diduga roboh karena bangunan sudah uzur.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Zahrul Darmawan

VIVA.co.id – Universitas Indonesia (UI) menyatakan, robohnya atap gedung Resimen Mahasiswa (Menwa) yang menyebabkan tiga pekerja terluka dikarenakan fisik bangunan yang telah tua.

Prestasi Gemilang! Mahasiswa UI Juarai CIOB Global Student Challenge 2024

Hal itu disampaikan salah satu staf Humas UI, Egia Atha Tarigan. Ia menjelaskan, gedung yang berada di antara hutan UI dan berbatasan langsung dengan wilayah Jakarta Selatan itu telah berdiri sejak puluhan tahun silam, jauh sebelum UI dibangun.

"Atap gedung menwa tersebut rubuh karena bangunan tua. Gedung menwa ini merupakan bangunan bekas SD yang sudah ada jauh sebelum UI pindah ke Depok tahun 1987. Jadi sudah cukup lama," katanya, Selasa 7 Juni 2016.

Tim UI Torehkan Sejarah Baru di Kompetisi Pemrograman Tertua Dunia ICPC 2023

Terkait kecelakaan yang menyebabkan tiga orang terluka, Egia pun memiliki penjelasan tersendiri. "Jadi pada saat peristiwa itu berlangsung, para pekerja tengah berada di lokasi karena gedung menwa ini memang tadinya sedang dalam tahap renovasi," ujarnya berdalih.

Lebih lanjut Egia menambahkan, ketiga korban hanya mengalami luka ringan dan sudah diijinkan pulang. "Pas kejadian langsung kita bawa ke klinik UI. Lukanya ringan kok, sudah boleh pulang."

Sosok Dewi Puspitorini, Jenderal Bintang 1 Jabat Dokter Ahli CVC di RSPAD

Sebelumnya, atap Gedung Menwa UI roboh Senin sore kemarin. Selain fisik bangunan yang telah cukup lama, robohnya gedung juga diduga disebabkan derasnya hujan disertai angin kencang. Kasus itu telah ditangani Polsek Jagakarsa, karena masuk dalam wilayah Jakarta Selatan. Selain telah memeriksa sejumlah saksi, polisi juga telah memasang garis pembatas di sekitar lokasi kejadian.

(mus)

Sidang mahasiswa UI bunuh adik kelas

Bukan Hukuman Mati, Altaf Mahasiswa UI yang Bunuh Juniornya Divonis Seumur Hidup

Majelis hakim Pengadilan Negeri Depok menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap Altafasalya Ardnika Basya alias Altaf (23), mahasiswa UI yang bunuh juniornya.

img_title
VIVA.co.id
2 Mei 2024