Alasan Pedagang Parsel Cikini Tolak Dipindah

Pedagang parsel di Cikini, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Foe Peace Simbolon

VIVA.co.id – Para pedagang parsel di kawasan Cikini, Jalan Pegangsaan Timur, Menteng, Jakarta Pusat, menolak untuk dipindahkan. Suhaya, seorang pedagang parsel, mengatakan dia tidak peduli terkait penertiban dadakan atau tidak terhadap mereka di sana.

Nasib Pedagang di Balik Larangan PNS Terima Parsel Lebaran

"Karena saya masih orang sini, saya dagang sudah 30 tahun lebih di sini. Namanya pedagang musiman, jangan pindahkan gitu aja," katanya di Jalan Pegangsaan Timur, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Juni 2016.

Menurut dia, jika dipindahkan ke tempat baru, para pedagang kesulitan mencari pelanggan. Dia berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak asal melakukan penertiban. "Apalagi Lebaran sudah tinggal dua minggu lagi," ujarnya.

Netizen Munculkan Gerakan Selamatkan UKM Parsel

Namun, Suhaya enggan berkomentar saat ditanya berapa besar keuntungan dari berjualan di sana sehingga enggan meninggalkan lokasi itu. Tak hanya dia, para pedagang lain yang ada di sana pun tutup mulut. Mereka enggan membeberkan penghasilan berdagang di sana. 

Sebelumnya, Pemerintah (Pemkot) Jakarta Pusat mengatakan akan melakukan penertiban terhadap 68 pedagang parsel di kawasan Cikini, Jalan Pegangsaan Timur, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Juni 2016.

Batal Dibongkar, Pedagang Parsel Diminta Tak Penuhi Trotoar

Penertiban itu dilakukan lantaran pedagang tidak mengindahkan larangan berjualan di atas fasilitas umum. Namun, penertiban itu urung dilakukan hari ini.
 

Pedagang parcel raup untung jelang hari raya.

Pedagang Parsel Cikini Bisa Jual 120 Parsel Sehari

Satu pembeli bisa memesan puluhan parsel.

img_title
VIVA.co.id
3 Juni 2018