Wuhan Terisolasi, Begini Nasib Mahasiswa Indonesia
- SCMP
VIVA – Virus Corona yang menyebar di Kota Wuhan, China menyebabkan kota tersebut diisolasi. Mahasiswa Indonesia terjebak di Wuhan dan meminta segera dievakuasi menyusul meningkatnya jumlah korban jiwa akibat virus Corona.
Banyak mahasiswa Indonesia yang tersebar di asrama-asrama di kota tersebut. Kondisi para mahasiswa berdasarkan laporan dari pemerintah daerah masing-masing, saat ini dalam kondisi aman dan sehat.
Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Sebanyak 12 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) 'terjebak' di Wuhan, China, setelah kota itu terisolasi gara-gara teror virus korona sejak beberapa pekan lalu.
Mereka tak bisa keluar dari Wuhan. Kendati begitu, pihak Unesa memastikan bahwa kondisi mereka aman dari paparan virus yang meneror warga dunia itu.
Rektor Unesa Nurhasan menjelaskan, keduabelas mahasiswa Unesa itu menempuh pendididikan di Central China Normal University (CCNU).
Sembilan dari mereka memperoleh beasiswa Pusat Bahasa Mandarin Unesa (Confucius Institute) dan tiga lainnya mendapat beasiswa dari Pemerintah Tiongkok.
Nurhasan menuturkan, mereka saat ini sedang diimbau untuk tidak bepergian ke tempat-tempat keramaian dan seyogyanya berada di kampus lebih baik, sesuai prosedur pemerintah China.
"Semua di sana baik-baik saja," kata Nurhasan, dilansirv dari VIVAnews pada Minggu, 26 Januari 2020.
Ia mengaku terus berkomunikasi dengan anak didiknya di sana. Diterima informasi, izin tinggal mahasiswa penerima beasiswa satu semester akan habis pada 2 Februari 2020 mendatang. Mereka sebetulnya sudah bersiap-siap pulang, namun terhambat karena sementara ini Kota Wuhan diisolasi oleh Pemerintah China.
Aceh buka siaga I untuk mahasiswanya
Pemerintah Aceh menetapkan siaga I dan membuka dua posko penanganan virus corona, satu posko berpusat di Banda Aceh tepatnya di Dinas Sosial Aceh.
Hal itu dilakukan karena ada sekitar 12 mahasiswa asal Aceh yang berada di Wuhan, China.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah A Gani, mengatakan bahwa Plt Gubernur Aceh telah mengambil kebijakan terkait dengan wabah virus corona yang bersumber di Wuhan China, dengan mengintruksikan kepada seluruh pejabat Aceh untuk siaga 1.
Saat ini, pihaknya terus melakukan komunikasi di kedutaan Indonesia di China, dan dengan masyarakat Aceh terutama di Wuhan.