PSBB DKI Bisa Diperpanjang, Tergantung Perilaku Masyarakat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Sumber :
  • Instgarm Anies Baswedan

VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menanggapi perihal kabar sejumlah mal yang direncanakan akan kembali dibuka pada 5 Juni 2020. Anies menyebut bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menentukan kapan mal di Jakarta yang akan kembali beroperasi. 

img_title Bertarung Pulihkan Pandemi, Jalan Terjal Pemerintah Indonesia Bangkit dari Belenggu COVID-19

Dalam tayangan Kabar Utama TVOne, Anies yang diwawancarai oleh sejumlah wartawan menyebut bahwa kabar kembali beroperasinya sejumlah mal pada tanggal 5 Juni atau 1 hari usai masa PSBB di DKI Jakarta berakhir adalah fiksi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau saat ini ada yang mengatakan bahwa mal akan dibuka tanggal 5 Juni itu imajinasi itu fiksi karena belum ada aturan manapun PSBB diakhiri dan saya selalu mengatakan PSBB ini bisa penghabisan atau malah diperpanjang atas pantauan masyarakat selama dua minggu, " kata Anies.

img_title COVID-19 di Jakarta Naik Lagi, Total Ada 365 Kasus

Anies menjelaskan, pemerintah belum berencana membuka pusat perbelanjaan lantaran pemerintah provinsi DKI Jakarta akan melakukan evaluasi terlebih dahulu mengenai penyebaran COVID-19 di Jakarta sebelum membuka pusat perbelanjaan.  

"Tidak benar (mal akan dibuka kembali tanggal 5) tidak ada bahwa PSBB berakhir tanggal 4 itu PSBB sekarang. Tapi PSBB bisa diperpanjang bila berakhir, tapi bukan bergantung pemerintah atau ahli tergantung perilaku kita semua," kata Anies. 

img_title Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Naik Sejak November 2023

DKI Jakarta diketahui kembali melakukan perpanjangan masa PSBB hingga 4 Juni 2020. Perpanjangan masa PSBB ini merupakan perpanjangan masa PSBB tahap ketiga. 

Dikabarkan sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat melalui keterangannya pada Selasa 26 Mei dijekaskan ada sekitar 67 pusat perbelanjaan direncanakan akan dibuka pada 5 Juni mendatang, dan sebanyak kurang lebih 6 pusat perbelanjaan akan dibuka pada 8 Juni mendatang. 

Dalam keterangannya dijelaskan salah satu alasan kembali beroperasinya mal pada tanggal 5 Juni mendatang lantaran dampak penutupan mal karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyebabkan semua pengelola pusat belanja dan retailer/ tenant dampak finansial, terutama kesulitan cashflow.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang mana dampak ini juga secara langsung menimpa para karyawan yang tidak bekerja dan sudah tidak mempunyai tabungan lagi untuk bertahan menghidupi keluarganya. 

Selain atas dorongan para retailer/tenant khususnya UKM yang minta agar Mall segera dibuka. Dengan dibukanya mal kembali maka akan dapat membantu menggerakkan roda perekonomian Nasional dan meningkatkan ketahanan bangsa Indonesia .

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut