Perusahaan Kanada Dilibatkan Usut Penyebab Ambruknya Perosotan Kenpark

Korban perosotan yang ambrol di Kenpark Surabaya.
Korban perosotan yang ambrol di Kenpark Surabaya.
Sumber :
  • Istimewa.

VIVA – Investigasi untuk mengusut peristiwa ambrolnya papan perosotan atau seluncur kolam renang di Kenjeran Park atau Kenpark Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 7 Mei 2022, akan melibatkan perusahaan asal kanada sebagai pembangun dan pendesain, yaitu WhiteWater Canada.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengecek lokasi ambrolnya perosotan di Kenpark Surabaya pada Minggu, 8 Mei 2022. “"Ini ada cycle yang patah, saya tanya Pak Paul, GM Kenpark dan water park, proses kalibrasinya gimana. Asesmen juga akan dilakukan tim Whitewater Canada,” katanya.

WhiteWater Canada adalah perusahaan yang mendesain dan membangun perosotan air, termasuk di Kenpark Surabaya. Pada tahun 2020, lanjut mantan Menteri Sosial itu, kalibrasi dan pengecekan wahana perosotan sudah dilakukan oleh pihak WhiteWater di Kenpark. Karena investigasi dan keterangan dari pihak pembangun tersebut dibutuhkan untuk menemukan secara pasti apa penyebab ambrolnya perosotan.

Di bagian lain, Kepala Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Ajun Komisaris Besar Polisi Anton Elfrino Trisanto menyampaikan bahwa penyelidikan kasus itu kini masih berjalan. Lima saksi sudah dimintai keterangan. “Kami juga lengkapi bukti lainnya,” katanya kepada wartawan.

Agar lebih terang, Anton mengaku pihaknya meminta bantuan dari Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam menyelidiki kasus tersebut. Dari hasil analisis Labfor Polda Jatim nantinya bisa ditemukan petunjuk apa penyebab ambrolnya papan perosotan. “Labfor Polda Jatim akan datang ke lokasi,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, perosotan atau seluncur air di kolam renang Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya, Jawa Timur, ambrol saat ramai-ramainya pengunjung pada Sabtu siang, 7 Mei 2022. Seorang saksi mengatakan, sebelum ambrol ada air menetes dari papan seluncur.

“Ceritanya tadi berdiri semua di atas papan peluncur yang muter-muter, kalau diukur [tingginga] ada tiga lantai rumah. Awalnya airnya sudah netes-netes [dari atas papan seluncur]. Makin banyak orang yang ke tengah akhirnya ambrol,” kata pengunjung bernama Ahmad Yusuf dihubungi melalui telepon genggam.

Dia mengatakan, saat itu ada sekira sepuluh orang yang berada di tengah, tepat di papan seluncur yang ambrol. Mereka terdiri dari anak-anak dan dewasa. Waktu itu pengunjung juga tengah ramai, sekira ratusan orang. Begitu ambrol, suasana langsung panik. “Saya hubungi [Call Center] 112, ambulans datang,” ujar Ahmad.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, berdasarkan data terbaru, total korban luka-luka dalam peristiwa ambrolnya perosotan kolam renang sebanyak 17 orang. Sembilan korban dirawat di RSUD dr Soewandhi dan delapan korban lainnya dirawat di RSUD dr Soetomo. Empat orang di antaranya sudah kembali ke rumah dan sisanya masih menjalani penanganan intensif, baik yang mengalami luka ringan maupun berat.

Baca juga: Perosotan Kolam Kenpark Surabaya Ambruk, Khofifah Ingatkan Ini