Ketemu Koalisi Indonesia Bersatu, Luhut: Saya Ngantuk

Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • M Yudha P/VIVA.co.id

VIVA – Menteri Kordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku turut hadir dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) beberapa waktu lalu. 

Hadiri Upacara Penjernihan Air di World Water Forum 2024, Luhut: Komitmen RI Lindungi Alam

Namun dikatakan Luhut, tidak ada pembicaraan yang spesial dengan para ketua umum partai Golkar, PAN, dan PPP.

"Engga ada, saya sudah ngantuk di situ," kata Luhut dikonfirmasi awak media usai rapat Banggar DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 9 Juni 2022.

Luhut Tegaskan RI Harus Jadi Contoh Transisi Energi Berkeadilan

Baca juga: Ganggu Ekonomi, Penanganan PMK Dilakukan Sama Seperti COVID-19

Sebelumnya, Golkar menyatakan bahwa pihaknya mengusung Airlangga Hartarto sebagai capres 2024. Ditanyai itu, Luhut enggan komentar lebih.  

Peluncuran Starlink akan Dilakukan Elon Musk Bersama Jokowi di Puskesmas

"Ngurusin kerjaan saya, sudah pusing saya," kata Luhut.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes mengatakan, terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB akan mempengaruhi tren perilaku partai menjelang Pemilu 2024. 

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi saat acara KIB di Senayan.

Photo :
  • VIVA.co.id/Willibrodus

Kondisi ini berbeda dengan dua kali pemilu sebelumnya. Dengan adanya KIB, itu akan mendorong partai-partai politik lain untuk melakukan koalisi dini. Lalu mempersiapkan segala kebijakan yang akan diusung ketika memenangkan pemilihan. 

"Partai-partai akan terdorong untuk membuat koalisi yang lebih awal atau membuat koalisi yang lebih dini. Kenapa? Karena saat ini dari sisi kandidat, itu cukup banyak yang berpotensi dicalonkan oleh partai politik," kata Arya dalam keterangannya via Zoom, Rabu, 8 Juni 2022.

Lalu, kondisi pimpinan atau elite partai dapat mempengaruhi tren perilaku partai kedepannya. Berbeda dengan pemilu sebelumnya, bahwa yang menjadi faktor penting koalisi yaitu kandidat yang dicalonkan partai itu sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya