Kapolda NTB: Toko Ponsel Jual BlackBerry Ilegal di Jakarta Tutup

Blackberry
Blackberry
Sumber :
  • REUTERS/Valentin Flauraud

VIVAnews - Kepala Kepolisian Daerah NTB Brigadir Jendral Polisi Muhammad Iriawan mengatakan, sejumlah toko ponsel yang terindikasi menjual BlackBerry ilegal di Jakarta tutup menyusul terungkapnya kasus penyelundupan BlackBerry ilegal dari Singapura yang masuk Mataram, NTB beberapa waktu lalu.

Selain toko yang diduga menjual BlackBerry ilegal, polisi juga menelusuri kode-kode nama sejumlah toko resmi BlackBerry untuk memastikan apakah terdapat barang serupa dengan barang yang diselundupkan di Mataram itu.

"Kami terus mengembangkan kasus ini hingga pemiliknya tertangkap. Sejumlah toko BlackBerry ilegal di Jakarta tutup," kata Iriawan di Mataram, Selasa 19 Februari 2013.

Akpol lulusan tahun 1984 ini juga mengatakan, pihaknya masih mendalami motif pemilihan Mataram sebagai lokasi transit barang selundupan. Disinggung mengenai indikasi lemahnya kontrol aparat di NTB, terutama di Bandara Intenasional Lombok, Iriawan menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Polisi juga sudah mencari tahu keberadaan PT Wisma Inkopad Indonesia di Jakarta. Menurut Iriawan, keberadaan perusahaan itu memang ada dan resmi. Maka itu polisi akan menelusuri keterlibatan PT Wisma Inkopad Indonesia terkait kepemilikan BlackBerry ilegal.

Sampai saat ini, polisi masih terus mengorek keterangan dari tiga saksi yang sudah diamankan terkait keterlibatan PT Wisma Inkopad Indonesia. Ketiga orang tersebut salah satunya bernama Rizal, ditangkap saat sedang memindahkan 19 tas berisi BlackBerry dan iPhone ilegal dari mobil Avanza ke mobil Grand Max hitam.

Hasil pemeriksaan sementara, ribuan unit BlackBerry ilegal tersebut milik Rudy, yang menjabat Direktur PT Wisma Inkopad Indonesia (WII), diduga sebagai koperasi milik TNI. Namun, dari hasil pemeriksaan belum ada indikasi keterlibatan TNI sebagai beking dari penyelundupan tersebut.

Polisi mengungkapĀ  kasus penyelundupan BlackBerry ilegal di Kota Mataram, 11 Februari lalu. Sebanyak 4.428 unit BlackBerry berbagai merek termasuk iPhone berhasil disita.

Kapolda NTB juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk tetap fokus menjalankan tugas dan bersemangat bekerja menjalankan amanat rakyat.

Pengungkapan kasus penyelundupan BlackBerry tanpa surat itu menurut dia sudah mengharumkan nama istitusi Polri. Bahkan Kapolda NTB juga memberikan penghargaan kepada 12 anggota polres Mataram yang berhasil mengungkap dua kasus besar di NTB. (umi)