Jangan Lupa, Matikan Lampu Satu Jam Malam Ini

VIVAnews - Hanya dengan mematikan lampu selama satu jam pada Sabtu 28 maret 2009, mulai pukul 20.30, Anda sudah bergabung dengan warga dunia dalam rangka penyelamatan bumi. Kegiatan ini di Indonesia diselenggarakan atas kerjasama WWF bersama Sampoerna Foundation.

Imbauan yang sama juga disampaikan PT Perusahaan Listrik Negara Bali. PLN mengimbau agar 737 ribu pelanggan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. "Targetnya kita harapkan bisa mengurangi 50 watt untuk setiap pelanggan saja. Hasilnya kalau dikalikan cukup besar sekitar 36.850.000 watt,” ungkap Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PT PLN Distribusi Bali, I Made Brata, Sabtu, 28 Maret 2009.

Pada jam itu beban puncak konsumsi listrik di Bali mencapai 470 mega watt (MW). Tak hanya pelanggan rumah tangga yang diminta mengurangi penggunaan listriknya, tapi juga hotel agar mematikan lampu yang kurang penting antara 100-200 watt saja seperti lampu taman.

"Kalau di saat Nyepi saja, semua masyarakat Bali bisa menjalankan tapi kenapa untuk satu jam saja kita nggak bisa," kata Brata. Evaluasi yang dilakukan pihak PLN saat Nyepi, untuk konsumsi listrik di siang hari sebesar 270 MW dari hari normal sekitar 400 MW. Sementara beban puncak malam 470 MW tapi saat Nyepi turun 290 MW. Saat nyepi, listrik Bali hemat sampai Rp 3 miliar untuk pembelian bahan bakar solar.

Pasokan listrik ke Bali sebesar 562 MW  didukung kabel terkoneksi bawah laut Jawa-Bali sebesar 200 MW, dan pembangkit di Bali meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Pemaron 80 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Pesanggaran sebesar 152 MW, dan PLTG Gilimanuk 130 MW.

Laporan : Wima Saraswati/Bali