Tiga Sandera Non Muslim Abu Sayyaf Belajar Ngaji dan Salat

10 warga negara Indonesia saat dibebaskan kelompok bersenjata Abu Sayyaf, Minggu (1/5/2016)
Sumber :
  • Office of Sulu Governor/Handout via Reuters

VIVA.co.id – Julian Philip (50), salah seorang mantan sandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina, memiliki kenangan tersendiri selama disandera kelompok tersebut di hutan.

Ternyata TNI Ikut Terlibat Selamatkan 4 WNI yang Diculik Abu Sayyaf

Pria beragama Kristen ini bersama dua rekan seagamanya yakni, Kapten Kapal Peter Tonsen Barahama dan Alvian Elvis Repi (32), selama disandera terpaksa belajar agama Islam. Salah satunya yakni soal salat dan mengaji.

Philip belajar mengaji dan salat bersama tujuh rekannya di kapal Brahma 12 yang dibajak oleh kelompok Abu Sayyaf pada 26 Maret 2016.

Anggota DPR Respons Penyelamatan 3 WNI yang Diculik Abu Sayyaf

"Kami (Philip, Peter dan Alvian) minta tujuh teman lain yang muslim mengajarkan salat dan mengaji, karena pasti akan disuruh Abu Sayyaf,” kata Philip setibanya di Bandara Sam Ratulangi Manado, Rabu, 4 Mei 2016.

Konon, kata Philip, dengan bisa mengaji dan salat, maka sandera tidak akan mendapatkan siksaan dari kelompok Abu Sayyaf. Sebab itu, mereka pun berlatih mengaji dan salat.

Seorang WNI yang Diculik Abu Sayyaf Belum Diketahui Nasibnya

“Karena sudah diajarkan teman-teman, saya pun bisa ngaji dan salat. Salat sama-sama dan baca ayat Alquran pun sama-sama,” ujar Philip.

Julian Philip bersama sembilan rekannya, Peter Tonsen Barahama (31) asal Batam (nakhoda), Alvian Elvis Peti (32) asal Tanjung Priok, Jakarta, Surian Syah (34) asal Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Mahmud (32) asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Lalu, Surianto (31) asal Wajo, Sulawesi Selatan, Wawan Saputra (23) asal Palopo, Sulawesi Selatan, Bayu Oktavianto (23) asal Klaten, Jawa Tengah, Rinaldi (25) asal Makassar, Sulawesi Selatan, dan Wendi Raknadian (28) asal Padang, Sumatera Barat.

Mereka dibebaskan kelompok Abu Sayyaf pada Minggu 1 Mei 2016. Mereka dibebaskan berkat proses negosiasi dan tanpa membayar tebusan apa pun. Seluruh sandera dalam kondisi selamat dan telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing. (ase)

Ilustrasi - Karyawan memeriksa kondisi suhu envirotainer berisi bahan baku vaksin COVID-19 buatan Sinovac saat tiba di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 20 Juni 2021.

Kaleidoskop 2021: Lonjakan COVID-19, KRI Nanggala hingga Herry Cabul

Sepanjang 2021, terjadi berbagai peristiwa yang menjadi perhatian, mulai dari lonjakan kasus COVID-19, tenggelamnya KRI Nanggala-402 hingga terkuaknya kasus asusila.

img_title
VIVA.co.id
24 Desember 2021