Jaksa Agung Janji Kejar La Nyalla Mattalitti

Jaksa Agung M. Prasetyo (tengah).
Sumber :
  • Anwar Sadat/ VIVA.co.id

VIVA.co.id – Sampai hari ini, buronan kasus dugaan korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur tahun 2012, La Nyalla Mattaliti, masih berada di luar negeri. Akibatnya, kasus yang tengah disidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur itu belum menunjukan perkembangan signifikan.

img_title Dua Tahun Bebas, Nasib Rekening La Nyalla Masih Tak Jelas

La Nyalla terbang ke luar negeri sehari setelah ditetapkan menjadi tersangka pada 16 Maret 2016. Menurut Jaksa Agung M. Prasetyo, pihaknya terus berusaha memulangkan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tunggu terus, kalau perlu kita kejar," kata Prasetyo usai melayat almarhum Andi Muhammad Ghalib, Jaksa Agung era Presiden BJ Habibie di Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Senin 9 Mei 2016.

img_title Perkara La Nyalla 'Istimewa', 10 Jaksa Terbaik Dilibatkan

Seperti diberitakan sebelumnya, La Nyalla diduga menggunakan sebagian dana hibah Kadin Jatim sebesar Rp5,3 miliar untuk membeli saham publik di Bank Jatim pada 2012.

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur kemudian menetapkan La Nyalla sebagai tersangka. Saat hendak diperiksa, La Nyalla mangkir. Setelah tiga kali panggilan tidak diindahkan, namanya dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

img_title Berkas Tersangka La Nyalla Diserahkan ke Penuntut

La Nyalla melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Surabaya. Hasilnya, pada Selasa, 12 April 2016, hakim tunggal Ferdinandus mengabulkan permohonan La Nyalla.

Hakim Ferdinandus menganggap bukti yang diajukan Kejati Jatim telah usang, dan sudah dipertanggungjawabkan dua tersangka lain dalam kasus ini, yakni Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring.

Sehari setelah keputusan praperadilan itu, Rabu 13 April 2016, Kejati Jatim kembali menetapkan La Nyalla menjadi tersangka, dengan mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan tetap, yaitu korupsi dana hibah Kadin Jatim untuk pembelian saham perdana Bank Jatim. Status buronan terhadap La Nyalla pun dipertahankan.

(ren)

Mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti.

Ketua DPD La Nyalla Cuma Punya Alphard dan Supra Fit, Percaya?

Nilai kekayaann La Nyalla dalam wujud kendaraan Hanya Rp621 juta.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2019
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut