Kisah Sedih Slamet Hari Natal yang Namanya Kerap Diragukan

Pria bernama Slamet Hari Natal
Sumber :
  • VIVA.co.id/Lucky Aditya

VIVA.co.id – Slamet Hari Natal warga Jalan Sangadi, Wates, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengatakan banyak kisah unik yang ia alami dalam keseharianya. Mulai dari hal yang tidak ia duga hingga kesulitan dalam mengurus hal administrasi.

Klaster Keluarga dan Sekolah Pemicu COVID-19 Melonjak di Kota Malang

"Ngurus (dokumen) selalu bermasalah, kok ada nama seperti itu, (Slamet Hari Natal). Jadi lama akhirnya sampai bawa Kartu Keluarga buat meyakinkan," kata Slamet Hari Natal, Selasa, 27 Desember 2016.

Ia memberi contoh saat mengurus kelahiran anaknya, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malang mempertanyakan nama aslinya. Kemudian saat pendaftaran anak ketiganya untuk masuk menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia, juga dipertanyakan kebenaran nama Slamet. 

Viral Haikal Hassan Diusir di Malang, Diminta Ceramah di Padang Pasir

"Yang paling baru tahun 2013, saat anak saya masuk tentara ditanyai kebenaran nama saya dan saat mau ngurus SKCK sampai saya foto KTP," ujar Slamet Hari Natal.

Pengalaman yang tidak bisa ia lupakan justru saat masih bekerja sebagai seorang sopir rombongan pariwisata rute Malang-Bali. Saat berada di Pelabuhan Gilimanuk, seorang petugas pelabuhan justru meminta KTP Slamet sebagai kenang-kenangan karena mempunyai nama yang unik. 

Vaksinasi Booster Dimulai, Wali Kota Malang: Gratis

"Lima tahun lalu pernah, petugas pelabuhan Gilimanuk meminta KTP, saya kira mau disita. Ternyata petugas bilang ini saya minta ya buat kenang-kenangan, karena nama bapak lucu. Saat itu mau ke Bali mengantar rombongan rekreasi," tutur Slamet Hari Natal.

Selain itu, ia juga menceritakan pengalaman unik lainya yaitu saat ia menikah dengan istrinya Setyowati tahun 1980. "Nikah ya gitu penghulunya ucapkan nama saya waktu akad jadi lucu," ucap Slamet Hari Natal.

Slamet mengungkapkan sejak ia sekolah di bangku Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas tidak ada yang mempermasalahkan nama aslinya. Ia mengaku namanya baru dipermasalahkan beberapa tahun kebelakang ini.

"Dulu biasa namanya siapa aja gak dipermasalahkan, paling dibuat bercanda. Sekolah tidak ada masalah justru saat tua ini baru jadi pembicaraan," kata Slamet Hari Natal.

Tembok kantor Kecamatan Blimbing, Kota Malang yang roboh menimpa seorang ibu.

Hujan Deras, Seorang Ibu Tewas Tertimpa Tembok Kecamatan di Malang

Cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin diduga menjadi penyebab tembok kantor kecamatan roboh. Saat itu korban baru saja pulang dari rumah saudaranya.

img_title
VIVA.co.id
3 Februari 2022