Ratusan Napi Cilodong Dipindah ke Lapas Gunung Sindur

Para narapidana di Rumah Tahanan Cilodong yang akan dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur Bogor, Kamis (1/6/2017)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Zahrul Darmawan

VIVA.co.id – Sebanyak 117 narapidana di Rumah Tahanan Cilodong Depok dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur Bogor Jawa Barat, Kamis, 1 Juni 2017.

Ryan Jombang dan Habib Bahar Berdamai, Begini Kata Pengacara

Pemindahan ini untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas yang mungkin bisa memicu kelalaian pengawasan para petugas jaga yang terbatas.

"Yang rombongan pertama kita pindahkan sebanyak 57 orang kemudian dilanjut rombongan kedua 60 orang warga binaan," kata Kepala Rutan Cilodong Sohibur Rachman.

Terpidana Adelin Lis Kini Jadi Penghuni Lapas Gunung Sindur

Menurutnya, selain faktor keamanan, pemindahan ini juga dilakukan dengan alasan mayoritas napi itu memiliki vonis yang lama. Ditambah lagi kondisi mereka nyaris jarang dibesuk oleh keluarga.

"Mudah-mudahan dengan tempat yang baru nanti mereka bisa dijengkuk anggota keluarganya, karena rata-rata lokasinya dekat dengan Gunung Sindur. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mencegah terjadinya keributan karena tingkat emosi yang tinggi," kata Sohibur.

Lapas Gunung Sindur Awalnya buat Napi Narkoba tapi Jadi Tempat Teroris

Sohibur juga menyebut jika bulan puasa cenderung rawan terjadinya pelanggaran. Ia khawatir para napi akan nekat melarikan diri. "Para napi juga kan kangen sama keluarga," kata Sohibur.

Di bagian lain, saat ini Rutan Cilodong terus memaksimalkan sistem keamanan. Meski jumlah petugas hanya 34 orang untuk 1.027 warga binaan.

Namun koordinasi antara TNI dan Polri untuk pengamanan dan sistem aplikasi Panic Button untuk kondisi darurat serta sejumlah CCTV telah disiagakan maksimal.

"Kami juga dilengkapi beberapa ekor hewan buas seperti buaya dan anjing pelacak," katanya.

Ikrar Setia Napi Terorisme Lapas Gunung Sindur

34 Napi Terorisme Lapas Gunung Sindur Ikrar Setia ke NKRI

Napi teroris berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa Pancasila juga menjadi idiologi bangsa. Mereka juga dianggap sudah menghargai perbedaan.

img_title
VIVA.co.id
9 November 2021