PKS Perjuangkan Larangan LGBT di Panja RUU KUHP

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini (tengah).
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini (tengah).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Istimewa

VIVA – Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di DPR masuk materi isu lesbian, gay, biseksual dan transgender atau LGBT dan perzinahan. Sejumlah fraksi dalam Panitia Kerja RUU KUHP diisukan mendorong isu agar LGBT diloloskan  

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menegaskan sejak awal, pihaknya komitmen dan konsisten menentang LGBT. Penting perjuangan larangan LGBT agar tak diloloskan menjadi salah satu pasal dalam RUU KUHP.

"Kami sejak awal konsisten dengan sikap penolakan perilaku LGBT. Penolakan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan agama agar terhindar dari perilaku yang merusak dan tak beradab," kata Jazuli dalam keterangannya, Sabtu, 20 Januari 2018.  

Jazuli mengingatkan, perilaku LGBT tak sesuai dengan nilai agama dan Ketuhanan. Dia menegaskan, Indonesia adalah negara dengan berdasarkan atas nilai-nilai kemanusiaan yang beradab.

"LGBT jelas bertentangan dengan nilai-nilai Ketuhanan dan agama manapun serta merendahkan fitrah manusia yang beradab," tutur Anggota Komisi I DPR tersebut.

Kemudian, larangan LGBT adalah yang membedakan budaya Indonesia dengan negara lain. Menurut dia, ada batas nilai kesopanan, kesusilaan, adat istiadat yang menjadi acuan dan pedoman di Indonesia.

Bagi Jazuli yang mewakili PKS, mengkampanyekan perilaku LGBT adalah budaya haram dan bertentangan.