Wiranto: Kritik Pemerintah Harus Elegan

Menkopolhukam Wiranto.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Zabur Karuru

VIVA.co.id – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, menolak bila pembentukan Badan Siber Nasional, atau BSN dan pengetatan pengawasan media sosial sebagai upaya memberangus demokrasi.

img_title Tegas! Ini Alasan Sarwendah Somasi Netizen yang Fitnah Hubungannya dengan Betrand Peto

"Kebebasan boleh, diizinkan. Mengkritisi pemerintah diizinkan, tetapi dengan cara yang elegan," kata Wiranto di kantornya, Jakarta, Selasa 3 Januari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wiranto menjelaskan, harus dibedakan mengkritisi pemerintah dengan mencemoohkan. Harus dibedakan mengkritisi dengan memfitnah dan membuat berita palsu.

img_title Raffi Ahmad Geram Dituduh Lakukan Pencucian Uang, Begini Responnya

"Ini harus dibuat peraturannya, karena kalau tidak diatur, diawasi, dan tidak ada landasan hukumnya, negara ini mau jadi apa. Belantara hoax, jadi tidak jelas. Akan mengganggu proses pembangunan nasional," ungkapnya.

Purnawirawan jenderal TNI ini mengungkapkan, sudah ada upaya kelompok teroris yang menggunakan kemajuan teknologi itu, untuk brainwash masyarakat.

img_title Anggota DPR: Usulan Bentuk TNI Angkatan Siber Ide Menarik tapi Perlu Kajian Ilmiah

"Kalau sudah begitu, yang rugi siapa? Kita sebagai bangsa, masyarakat, pemerintah. Maka saya sampaikan, ayo kita punya tanggung jawab. Kita sama menolak aksi intoleran," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut mantan Ketua Umum Partai Hanura ini, kemajuan dunia cyber mempunyai sisi negatif dan positif. Dari sisi positif, ia mencontohkan cepatnya penyebaran informasi pelosok daerah.

"Tetapi di sisi lain, dimanfaatkan oknum tertentu yang menggunakan kebebasan informasi itu untuk fitnah, kemudian menanamkan kebencian yang membuat masyarakat jadi bingung. Mana berita benar, mana berita salah, mana berita yang dilansir secara profesional dan asal-asalan," paparnya. (asp)

Sarwendah

Sarwendah Kasih Waktu 3x24 Jam Buat Netizen yang Disomasi Minta Maaf, Kalau Dilanggar...

Sarwendah akhirnya angkat bicara perihal berita bohong atau hoax terkait hubungannya dengan sang anak, Betrand Peto yang akhir-akhir ini ramai diberitakan.

img_title
VIVA.co.id
15 Mei 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut