Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan 4 Persen

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate. Hal tersebut berdasarkan keputusan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada September 2020.

img_title COVID-19 di Jakarta Naik Lagi, Total Ada 365 Kasus

Dengan begitu, suku bunga acuan BI saat ini masih di level 4 persen. Suku bunga deposit facility pun tetap menjadi 3,25 persen, dan suku bunga lending facility menjadi 4,75 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Geser Bill Gates, Bos Louis Vuitton Orang Nomor 2 Terkaya di Dunia

img_title Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Naik Sejak November 2023

"Rapat Dewan Gubernur pada 16 dan 17 September 2020 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI- 7 day reverse repo rate sebesar 4 persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis, 17 September 2020.

Perry mengatakan, kebijakan itu sejalan dengan upaya BI untuk menjaga stabilitas eksternal, khususnya nilai tukar rupiah dan pemulihan ekonomi nasional yang terus tertekan akibat pandemi COVID-19.

img_title Pakar Imbau, Waspadai Pandemi Disease X, Mematikan Dibanding COVID-19

"Ini mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tangan tingkat inflasi yang diperkirakan tetap rendah," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun upaya untuk memulihkan ekonomi nasional, dikatakannya dengan tetap menggunakan jalur kuantitas, yakni dengan menyediakan likuiditas termasuk dukungan terhadap APBN 2020.

"Untuk mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 BI menekankan pada jalur kuantitas melalui penyediaan likuiditas termasuk dukungan BI kepada pemerintah dalam mempercepat realisasi APBN 2020," ucap Perry. (ase)

Presiden Jokowi dicek kesehatan sebelum divaksinasi booster COVID-19 tahap dua

Bertarung Pulihkan Pandemi, Jalan Terjal Pemerintah Indonesia Bangkit dari Belenggu COVID-19

Lantas bagaimana jejak perjalanan mewabahnya virus mematikan Sars-CoV-2 tersebut, hingga langsung memunculkan situasi pandemi yang mencekam di Tanah Air?

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut