Tak Penting Bermain Indah di El Clasico

VIVAnews - Duel El Clasico semakin dekat. Permainan cantik Barcelona coba meruntuhkan konsistensi yang dimiliki Real Madrid sejak dibesut Juande Ramos.

Ya, duel ini memang sangat prestisius. Los Merengues tentu memburu kemenangan untuk mengejar defisit empat poin dari Barca. Sebaliknya, Blaugrana tentu sangat berambisi secepat mungkin memastikan gelar musim ini.

Selain itu, gengsi juga akan selalu menjadi bumbu penyedap jelang laga panas ini. Tak heran jika kemenangan selalu menjadi harga mati termasuk buat pemain serba bisa Marcelo.

Bek Real Madrid asal Brasil ini mengaku tak peduli lawannya, Barcelona dikenal mempunyai permainan terindah di kolong langit ini. Hanya kemenangan yang kini ada di kepala Marcelo.

“Pertemuan nanti akan sangat sulit sehingga pantas disebut Clasicos. Apa yang ingin saya katakan mengenai pertandingan nanti bahwa setiap pebola selalu memimpikan untuk bermain di laga ini sejak masih muda. Ini menjadi pertandingan Clasico di dunia," ujar Marcelo kepada AS, Kamis 30 April 2009.

“Kami tidak perlu membandingkan permainan dengan Barca. Semua hanya membutuhkan kemenangan. Tak masalah kami tidak memainkan sepakbola indah. Secara fisik, kami sekarang lebih baik dan kami telah menunjukkannya saat melawan Getafe," ujar Marcelo.

Marcelo juga yakin padatnya jadwal Barca yang baru saja meladeni Chelsea di ajang Liga Champions juga akan menjadi keuntungan buat Los Merengues. Kelelahan menjadi kunci keyakinan Marcelo saat menjamu Barca di Santiago Bernabeu, Sabtu 2 Mei 2009 nanti.

Puji Alves & Raul

Saat disinggung mengenai pemain terbaik di kubu Barca, Marcelo tanpa sungkan menyebut kompatriotnya, Dani Alves sebagai yang terbaik.

“Saya telah berbicara dengan Fabio Capelo mengenai dia (Alves), pekan lalu. Dani telah bermain di level tertinggi selama ini," puji Marcelo.

"Dia menyerang, bertahan, mengirim crossing dan mendribel bola sangat bagus. Saat ini, ia menjadi yang terbaik di dunia untuk posisi bek kanan," tambahnya.

Sedangkan untuk posisi barisan depan, Marcelo masih menganggap ikon Madrid, Raul Gonzalez sebagai yang terbaik. Hattrick saat menggulung Sevilla, pekan lalu, menjadi alasan bek 20 tahun ini menempatkan Raul sebagai yang
terbaik.