Surat Nyinyiran ke Albert Einstein Bakal Dilelang Rp200 Jutaan

Albert Einstein
Sumber :
  • businessinsider.com

VIVA – Albert Einstein ternyata pernah dicibir oleh sesama fisikawan. Phillipp Lenard menuliskan keluhan pencapaian ilmuwan terkenal itu, dalam sebuah surat kepada kolega.

Melansir Live Science, Jumat, 30 Oktober 2020, Lenard mengeluhkan soal pencapaian Einstein saat itu. Surat untuk pemenang Nobel Wilherm Wien berisi tindakan Einstein, mengenai penerimaannya di Akademi Ilmu Pengetahuan Bavaria Munich, Jerman.

Dia menyebut, akademisi yang mengangkat Einstein memperlihatkan intelektualitas dangkal.

Dalam surat yang ditulis pada 1927 tersebut, dia juga menyebutkan jika akademisi dan ilmu pengetahuan didominasi oleh orang Yahudi. Tak sampai situ, pemenang Nobel tersebut juga mulai bertanya-tanya apakah warga non-Yahudi akan segera punah karena dominasi itu.

Lebih jauh dia juga berpikir, apakah suratnya mungkin dibaca di masa depan. Namun, dengan catatan orang non-Yahudi masih hidup.

"Asalkan setiap orang non-Yahudi masih hidup saat itu," ungkapnya.

Surat berusia 93 tahun itu siap dilelang di Nate D Sanders Auctions, Los Angeles, Amerika Serikat. Tulisan berbahasa Jerman ditawarkan juga dalam terjemahan bahasa Inggris, dan akan dijual mulai dari US$16 ribu atau Rp236,5 jutaan.

Lenard lahir di Hongaria tahun 1982. Dia memenangkan Nobel Fisika untuk karyanya mengenai sinar katoda pada 1905.

Mengungkap Partikel Tuhan yang Sempat Menjadi Misteri

Temuan itu mengarahkan pada temuan elektron dan X-ray. Menurut Yayasan Nobel, eksperimen Lenard juga mengeksplorasi efek fotoelektrik, yakni saat cahaya bersinar pada logam.

Yayasan Nobel mencatat, jika Lenard tidak pernah memaafkan Einstein karena pengakuan yang lebih besar.

Fisikawan Temukan Fenomena Kuantum Iblis

Baca juga: Elon Musk Jadi Calon Juru Kampanye Coronavirus

Peter Higgs (kanan) dan Francois Englert

Penemu Partikel Tuhan Meninggal Dunia

Peter Higgs, fisikawan ternama yang terkenal dengan teorinya tentang boson Higgs alias Partikel Tuhan, telah meninggal dunia pada usia 94 tahun. Teori Higgs yang diajukan

img_title
VIVA.co.id
18 April 2024