Misteri Lubang Hitam Mengantuk

Lubang hitam.
Lubang hitam.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Alam semesta dipenuhi dengan partikel energik seperti sinar X, sinar gamma, dan neutrino. Namun sebagian besar asal partikel kosmik berenergi tinggi ini tetap tidak bisa dijelaskan.

Tim peneliti internasional telah mengusulkan skenario yang menjelaskan bahwa black hole atau lubang hitam mengantuk alias dengan aktivitas rendah bertindak sebagai pabrik utama partikel kosmik berenergi tinggi. Rincian penelitian mereka diterbitkan dalam Jurnal Nature Communications.

Sinar gamma adalah foton berenergi tinggi yang jauh lebih energik daripada cahaya tampak. Satelit luar angkasa telah mendeteksi sinar gamma kosmik dengan energi megaelektron hingga gigaelektron volt, seperti dikutip dari situs News Wise, Rabu, 29 September 2021.

Neutrino adalah partikel subatom yang massanya hampir nol. Mereka jarang berinteraksi dengan materi biasa. Para peneliti di IceCube Neutrino Observatory juga telah mengukur neutrino kosmik berenergi tinggi.

Sinar gamma dan neutrino harus diciptakan oleh akselerator sinar kosmik yang kuat atau lingkungan di sekitarnya. Namun, asal-usul mereka masih belum diketahui. Dipercaya secara luas bahwa lubang hitam supermasif aktif, terutama yang memiliki pancaran kuat, adalah penghasil sinar gamma dan neutrino berenergi tinggi.

Namun, penelitian terbaru telah mengungkapkan bahwa mereka tidak mendapati hasil dari sinar gamma dan neutrino yang diamati dari lubang hitam, menunjukkan bahwa sumber lain diperlukan untuk studi.

Model baru menunjukkan bahwa tidak hanya lubang hitam aktif, tapi juga lubang hitam non-aktif atau yang terlihat mengantuk bertindak sebagai pabrik dari sinar gamma dan neutrino.