Mau Aman Beli Aset Kripto, Ikuti 'Petuah' Bappebti

Aset kripto.
Aset kripto.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

VIVA – Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan mengungkapkan lima langkah yang bisa dikenali konsumen untuk bisa aman membeli aset kripto sebagai produk investasi di Tanah Air.

"Sebagai bentuk perlindungan bagi pelanggan, pertama yang harus dilakukan memastikan pedagang fisik aset kripto yang sudah mendapatkan izin dari Bappebti," kata Koordinator Bidang Perumusan Peraturan Perundang-undangan dan Pelayanan Hukum Bappebti Yovian, Jumat, 24 Juni 2022.

Saat ini, ada sebanyak 25 pedagang aset kripto yang mengantongi izin Bappebti, anda bisa mengeceknya ke situs web resmi Bappebti untuk mendapatkan informasi lebih detail. Jika ternyata calon pedagang aset kripto yang anda hubungi tidak masuk daftar, maka perlu dicurigai bahwa pedagang itu melakukan pekerjaan ilegal.

Lebih lanjut, langkah kedua yang bisa diperhatikan oleh pelanggan saat akan membuka akun untuk membeli aset kripto adalah dari prosedur pendaftaran untuk mendapatkan akun.

Bappebti mewajibkan pedagang fisik aset kripto untuk melakukan know your customer (KYC) kepada pelanggan, dengan demikian jika ternyata pedagang aset kripto yang anda temui tidak melakukan hal itu maka perlu dicurigai bahwa itu adalah pelaku usaha ilegal.

Adapun KYC yang dilakukan kepada pelanggan bisa berupa penyocokkan identitas pelanggan dengan data yang ada di pemerintah dengan demikian transaksi yang nantinya dilakukan bisa dipastikan pihak- pihak yang terlibat di dalamnya serta memastikan transaksi bisa aman sesuai regulasi berlaku.

Pelanggan juga bisa memastikan transaksi aset kripto aman dengan menyocokkan jenis aset kripto sesuai dengan yang diregulasi oleh Bappebti. Saat ini, setidaknya ada 229 jenis aset kripto yang diperjualbelikan di Indonesia yang tertuang dalam Perbappebti nomor 7/2020.