Siasat Startup Pendidikan Gaet Anggota, Daftar Sekolah Cuma 15 Menit

Sistem Zonasi Pendaftaran Sekolah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

VIVA – Perusahaan rintisan atau startup yang menawarkan solusi sistem pembayaran digital untuk institusi pendidikan, InfraDigital Nusantara, mengaku berhasil menggaet puluhan sekolah dan universitas di Tanah Air untuk bergabung menjadi anggota melalui jaringan IDN.

img_title Bertarung Pulihkan Pandemi, Jalan Terjal Pemerintah Indonesia Bangkit dari Belenggu COVID-19

Kepala Operasional InfraDigital Nusantara, Indah Maryani, melihat berbagai cara dilakukan oleh sekolah maupun universitas agar pembayaran uang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) secara online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang paling umum adalah membuat form online melalui Google Form atau melalui aplikasi pesan instan WhatsApp. Terlebih saat ini sedang ada wabah Virus Corona COVID-19.

img_title COVID-19 di Jakarta Naik Lagi, Total Ada 365 Kasus

Hal ini juga merespons Surat Edaran No 4 Tahun 2020, di mana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan seluruh lembaga pendidikan tidak mengadakan PPDB yang melibatkan orangtua dan murid harus hadir ke sekolah.

Ini artinya seluruh lembaga pendidikan, baik sekolah, madrasah, universitas, maupun bimbingan belajar menerapkan PPDB secara daring. Namun, ada yang berbeda dari puluhan sekolah dan universitas yang telah bergabung menjadi anggota di jaringan IDN.

img_title Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Naik Sejak November 2023

"Ini sebenarnya program baru kami di awal tahun 2020, di mana kami menawarkan PPDB gratis untuk semua lembaga pendidikan. Baik yang telah bergabung maupun belum, selama wabah COVID-19," kata Indah di Jakarta, Kamis, 30 April 2020.

Ilustrasi startup.

Ia menyebut awalnya hanya menawarkan program ini ke-350 lembaga pendidikan yang telah bergabung dan menerapkan pembayaran online melalui jaringan IDN. Tak disangka, animo lembaga pendidikan terhadap PPDB online begitu besar, sehingga akhirnya dibuka untuk umum alias non-anggota.

"Kami bersyukur ternyata ada puluhan sekolah dan universitas lain baru bergabung karena butuh sistem PPDB secara daring. Proses pendaftaran siswa atau mahasiswa yang tadinya bisa memakan waktu 1-2 hari dikarenakan proses dokumentasi yang panjang, bisa dipersingkat jadi 15 menit saja," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Eksekutif InfraDigital Nusantara, Ian McKenna menambahkan, sekolah atau pun universitas bisa melakukan validasi atas data siswa dan mahasiswa dengan dokumen yang diunggah.

Selanjutnya, mereka bisa melakukan pembayaran pendaftaran melalui channel jaringan IDN, misalnya Indomaret, Alfamart, Tokopedia hingga Gojek, sehingga lebih aman dan nyaman untuk orangtua dan siswa atau mahasiswa dalam bertransaksi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut