Indonesia Timur Mulai Ketagihan Belanja Online

Tokopedia.
Sumber :
  • Tokopedia

VIVA Tekno – Daerah-daerah di bagian Indonesia timur nampaknya mulai kegandrungan berbelanja online.

img_title Dongkrak UMKM Naik Kelas di HUT RI ke-81, Menteri Maman Gandeng Tokopedia & TikTok Shop Serukan #BeliLokal

Hal ini ditunjukkan oleh data yang dipublikasi oleh Tokopedia yang menunjukkan, bahwa selama periode Agustus 2021 sampai Agustus 2022 terdapat daerah-daerah dengan peningkatan jumlah transaksi paling tinggi yang didominasi oleh daerah-daerah di Indonesia bagian timur dengan peningkatan mencapai 9 kali lipat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Peningkatan jumlah transaksi paling tinggi di Tokopedia rata-rata 9 kali lipat peningkatannya itu daerahnya ada di Jayawijaya, Konawe Utara, Waropen, Paniai dan Pegunungan Bintang” ujar External Communications Senior Lead Tokopedia, Rizky Juanita Azuz, dalam rangka HUT ke-13 Tokopedia, Kamis, 18 Agustus 2022.

img_title Bantu UMKM Naik Kelas di Era Digital, Kementerian UMKM Gandeng Tokopedia dan TikTok Shop

Selain itu, teruntuk jumlah pembeli di beberapa daerah di Indonesia bagian timur juga dapat dikatakan melonjak cukup tajam, yang dimana, peningkatan pembeli mencapai 3,5 kali lipat.

“Kita punya data untuk daerah dengan peningkatan jumlah pembeli paling tinggi periode agustus 2021-2022, rata-rata peningkatannya 3,5 kali lipat itu daerahnya ada di Asmat, Halmahera, takalan, Jeneponto, dan Bantaeng. Ini juga saerahnya juga udah mulai tersebar dan Indonesia Timur ya” ujar Rizky.

img_title Lahirkan 2 Juta Produk, Program #BeliLokal Tokopedia & TikTok Shop Bantu 20 Ribu Pengusaha Lokal

Sementara, untuk daerah-daerah yang mengalami peningkatan jumlah penjual paling tinggi, dapat dikatakan cukup merata mulai dari Sabang hingga Merauke yang meliputi daerah di Pasangkayu, Pakpak Bharat, Banggai Kepulauan, Teluk Bintuni dan Kepulauan Anambas.

Adapun, Tokopedia mengklaim, hal ini sejalan dengan visinya dalam upaya pemerataan ekonomi yang saat ini sudah menunjukkan tren yang positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita punya visi untuk meratakan ekonomi secara digital, dan ini terlihat dari data yang kita punya, jadi kota-kotanya pun yang muncul adalah kota-kota yang bukan lagi kota-kota besar.” ujarnya.

Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo.

Penjelasan Tokopedia dan TikTok Shop soal Saldo Penjual Triliunan Belum Dicairkan

Pengaduan disampaikan kepada Komisi VII pada 2 Juli 2026. Saat itu, perwakilan pelaku UMKM menyebut sekitar 500 penjual terdampak dengan nilai dana sekitar Rp3 triliun.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut