Deepfake Makin Mengerikan

Deepfake.
Deepfake.
Sumber :
  • Pixabay

Piranti lunak cerdas yang bisa mengungkap kebohongan mendapat sejumlah besar gambar dan video palsu, dan belajar untuk mengenali anomali. Begitu sebuah tanda kepalsuan terdeteksi, sebuah kotak berwarna merah menunjukkan, pada gambar itu ada yang dimanipulasi.

Ebrahimi menjelaskan juga bahwa sekitar enam bulan lalu, video deepfake masih bisa dideteksi dengan mudah. Gambarnya agak terganggu, jadi bisa dilihat dengan mudah, ada yang tidak benar. Tapi sekarang, video-video itu sudah hampir sempurna alias sangat sulit diungkap.

“Hanya dalam waktu 3 sampai 9 bulan, 99,9 persen orang tidak akan sadar lagi jika mereka melihat video palsu," jelas Ebrahimi, mengingatkan. Jadi, ini masa-masa kelam bagi para pengecek fakta. Di layanan pengecekan fakta Mimikama, deepfake belum jadi bagian pekerjaan sehari-hari.

Tapi, jika tidak ada program baru untuk mengenali video-video palsu tentu akan sulit, begitu dikatakan pakar media André Wolf. "Harapan saya, kami juga akan memperoleh alat kerja lebih baik di masa depan, jika teknik semakin mudah dan tambah baik, supaya kami bisa mengenali kepalsuan dengan mudah," paparnya.

Karena, begitu banyak informasi palsu atau hoax menyebar cepat lewat media sosial, sebagai pengguna, orang harus kenal beberapa aturan penting. Awalnya, selalu tergantung setiap orang, kata Wolf dari Mimikama.

Deepfake.
Photo :
  • NAB Pilot

Deepfake.

“Saya harus kenal diri saya dan bagaimana saya mengkonsumsi media. Karena kita tertipu terutama dalam topik-topik yang kita suka. Juga pada media-media tertentu, yang kita percaya," tutur Wolf.