Mandi Testis, Alat Kontrasepsi Pria di Masa Depan

Desainer Jerman Rebecca Weiss dengan perangkat ciptaannya, Coso.
Desainer Jerman Rebecca Weiss dengan perangkat ciptaannya, Coso.
Sumber :
  • EURweb

VIVA – Gelombang suara atau ultrasound memiliki kemampuan untuk menghentikan sementara regenerasi sperma dan menjadi kontrasepsi pria yang efektif. Desainer Jerman Rebecca Weiss menerima James Dyson Award karena telah menciptakan perangkat yang berkaitan dengan alat kontrasepsi pria.

Perangkat kecil seukuran cangkir ini disebut Coso. Untuk menggunakannya seorang pria harus mengisi dengan air, menyalakan hingga mencapai suhu operasi, lalu perangkat diletakkan pada testis.

Setelah testis dicelupkan ke dalam air, mereka disengat dengan gelombang ultrasonik yang kemudian menghentikan produksi sperma dan menjadi alat kontrasepsi yang bisa bertahan hingga dua minggu setelah pencelupan pertama.

Enam bulan setelah testis direndam maka sperma akan mulai bereproduksi lagi dan kembali bisa memulai 'aktivitas seperti biasa', seperti dikutip VIVA Tekno dari laman Metro, Selasa, 19 Oktober 2021.

ilustrasi testis
Photo :

ilustrasi testis

"Sekitar satu tahun yang lalu saya didiagnosa kanker serviks prekursor karena kontrasepsi dengan pil. Setelah itu kontrasepsi hormonal tidak lagi menjadi pilihan saya," kata Weiss.

Ketika dirinya dan pasangan mencari metode alternatif, keduanya menyadari kurangnya alat kontrasepsi pria. Hal ini tidak hanya mempengaruhi mereka saja, tapi kebanyakan pasangan lainnya.