SMAN 2 Sampit Raih Prestasi Lomba Poster Internasional
- antara
Poster dibuat secara manual dengan digambar atau bukan melalui proses desain komputer. Artinya, peserta yang diikutkan adalah orang-orang terpilih yang memiliki kemampuan bagus dalam menggambar.
Pihak sekolah juga menggelar lomba poster di internal sekolah. Mereka yang menghasilkan karya terbaik, dibina dan didukung untuk mengikuti lomba.
Tidak terlalu sulit bagi siswa dalam memahami tema tersebut karena mereka umumnya sudah pernah melihat tatapan-tahapan proses penanaman hingga panen padi di sekitar tempat tinggal mereka. Hal itu cukup membantu mereka dalam menggambar poster tersebut.
"Kalau tidak dibimbing maka mereka kurang fokus. Hal terpenting adalah ide pertama dalam membuat gambar dan fokus. Walaupun gambar posternya bagus tapi kalau tidak sesuai tema maka peluang menang itu kecil," ujar Anwar.
Guru pendamping dengan serius mengawal dan mengevaluasi hasil karya siswa mereka. Total sekitar tiga bulan waktu dihabiskan dan beberapa kali harus diulang untuk mendapatkan poster yang dianggap lebih baik.
"Evaluasi kami, anak-anak kadang mepet padahal sudah sering diingatkan. Tahun depan kami harus siapkan lebih awal sehingga diharapkan hasilnya bisa lebih bagus. Narasi dan gambar posternya saling mendukung dan memperkuat," kata Anwar.
Indah Siswanti mengatakan pihaknya serius mendampingi murid guna menghasilkan karya untuk diikutkan lomba poster internasional tersebut.
Menurutnya, menggambar tanpa tema itu banyak yang bisa, namun ketika disodorkan tema maka banyak yang kurang fokus.
"Kami juga mempelajari tema dan karya-karya poster yang pernah menjadi juara tahun-tahun sebelumnya. Makanya kami perkuat unsur kearifan lokal. Itu yang sepertinya menjadi poin penting penilaian," ujar Indah.
Virsa Cinta Ramadhani, siswi yang meraih juara III lomba poster internasional itu, mengaku senang bisa meraih prestasi tersebut.
Dia berterima kasih karena telah dibimbing guru sehingga bisa menghasilkan poster yang bagus.
"Ada tiga kali ganti hingga bisa selesai. Kendala memang kehabisan ide ketika diberikan tema makanya perlu bimbingan agar tetap terarah," katanya. (antara)