Kegemilangan Ibrahimovic Jadi Awal 'Generasi Baru' MU

Pemain Manchester United.
Sumber :
  • Reuters / Henry Browne
VIVA.co.id
- Manchester United meraih kemenangan meyakinkan di laga persahabatan pramusim, Sabtu 30 Juli 2016 (Minggu dini hari WIB). Setan Merah menaklukkan raksasa Turki, Galatasaray 5-2 di Nya Ullevi, Goeteberg, Swedia.


Manajer MU, Jose Mourinho langsung memberikan kesempatan penyerang anyar, Zlatan Ibrahimovic sejak menit awal. Pemain asal Swedia ini menandai debutnya, dengan gol fantastis saat laga baru berjalan 4 menit.


Ibra mencetak gol dengan tendangan
overhead
. Gol cantik Ibra itu seolah membuat para pemain MU bersemangat untuk mencetak gol.

Sinan Gumus dan Bruma sempat membuat Galatasaray berbalik unggul 2-1. Namun, setelah itu, MU mengamuk di babak kedua.


Wayne Rooney menyumbangkan dua gol di menit 55 dan 59. Disusul gol dua pemain yang kabarnya akan didepak Mourinho, Marouane Fellaini (62') dan Juan Mata (75').


Kemenangan ini seolah-olah membayar tur sia-sia MU ke China. Perjalanan ribuan kilometer hanya untuk melakoni satu pertandingan di International Champions Cup (ICC).  Itu pun MU dipermak Borussia Dortmund 1-4, 22 Juli 2016.
Gabung MU, Pogba Masih Sisakan Kesedihan


Ibra Ogah Berhubungan Intim Jelang Tanding
Derby Manchester yang mempertemukan MU dengan Manchester City, 25 Juli 2016, batal digelar karena cuaca buruk. Alhasil, skuat Setan Merah langsung bertolak ke Swedia untuk melakoni laga persahabatan kontra Galatasaray.

Senangnya Pogba Bisa Kembali Berkostum MU

Debut gemilang Ibra membuat pemain MU termotivasi memberikan yang terbaik. Salah satunya penyerang belia, Marcus Rashford, yang masuk menggantikan Ibra saat melawan Galatasaray, di menit 46.

"Gol yang dia cetak begitu luar biasa. Kami berharap bisa belajar banyak darinya, dan akan mengambil kesempatan itu saat latihan" ungkap Rashford kepada MUTV .

"Keberadaannya dalam tim ini sangat membantu saya. Di hari pertamanya di tim ini sudah sangat membantu saya. Dia tidak hanya membantu saya di dalam lapangan namun juga di luar lapangan. Ada banyak hal yang bisa dipelajari darinya, dan semoga saya bisa mengambil sesuatu darinya untuk membuat permainan saya berkembang,” sambungnya.



Ajang seleksi Mourinho

Laga kontra Galatasaray bisa dikatakan sebagai ajang seleksi Mou untuk menentukan skuat MU. Mou kemungkinan besar hanya perlu 25 pemain dalam skuat Setan Merah.


Mourinho menurunkan 22 pemain yang dibawanya saat melawan Galatasaray. Hal itu dilakukan Mourinho untuk melihat kemampuan para pemain yang ikut serta dalam pertandingan tersebut.


Menurut mantan bos Chelsea, dia tidak bisa hanya mengandalkan 11 pemain saja dalam mengarungi satu musim. Maka dari itu, dia berharap setiap pemain selalu tampil sebaik mungkin ketika diturunkan.


"Anda tidak akan mampu hanya mengandalkan 11 pemain saja untuk menjalani 60 pertandingan. Untuk bisa masuk ke dalam skuat, Anda harus mengerti bahwa skuat lebih penting daripada individu. Anda harus selalu siap karena setiap pemain adalah bagian dari skuat," ucap Mourinho seperti dilansir
Mirror
.


"Yang paling penting adalah memberi menit bermain untuk setiap pemain. Jika mereka tidak masuk ke dalam rencana, saya tidak akan memberikan mereka menit bermain," jelasnya.


Yang menarik, Mou juga menurunkan Marouane Fellaini dan Juan Mata, padahal sebelumnya kedua pemain ini diisukan akan hengkang. Fellaini menggantikan Morgan Schneiderlin di menit 46. Sedangkan Mata menggantikan Valencia di menit 68.


"Jika mereka tidak berada dalam rencana saya, Saya tidak memberi mereka satu menit pun untuk bermain. Skuat ini sangat kompetitif," kata Mourinho dikutip dari
Soccerway
, Minggu 31 Juli 2016.


Menurut Mourinho, dia telah berbicara dengan para pemain MU. Mourinho menambahkan, isi dari pembicaraan tersebut adalah tentang kesempatan dan peluanh mereka bermain.


"Kita memiliki 38 pertandingan di Premier League, 15 pertandingan Liga Europa dan piala domestik. Mereka akan bermain dalam 60 pertandingan, dan itu tidak bisa dilakukan hanya dengan 11 pemain," imbuh mantan pelatih Real Madrid ini.


Mourinho menjelaskan, untuk bermain di skuat MU, mereka harus menyadari jika tim lebih penting dari individual. Mourinho menuturkan, bermain atau tidak bermain semuanya pemain adalah bagian dari skuat.


Menariknya, Fellaini dan Mata sanggup mencetak gol. Mereka sepertinya termotivasi setelah melihat gol indah Ibracadabra di babak pertama.




Siapa Pemain Terbuang?

Dari laga kontra Galatasaray, terlihat siapa saja pemain yang tak masuk dalam skema Mourinho. Menurut laporan Daily Mail, setidaknya ada 9 pemain yang bakal disingkirkan The Special One, dan memang tak masuk dalam skuat saat melawan Galatasaray.


Salah satunya ada Bastian Schweinsteiger. Gaya bermain Schweini yang lambat dinilai tak cocok dengan apa yang diinginkan Mourinho.


Selain itu, ada Timothy Fosu-Mensah, Paddy McNair, Tyler Blackett, Cameron Barthwick-Jackson, Andreas Pereira, Adnan Januzaj, Will Keane, dan James Wilson.


Pemain-pemain tersebut ada yang akan dijual oleh Mourinho. Dan ada juga yang bakal dipinjamkan ke klub lain.


MU masih akan melakoni satu lagi laga persahabatan sebelum tampil di ajang resmi. Mereka akan menjamu Everton di Old Trafford, Rabu 3 Agustus 2016 (Kamis dini hari WIB).


Setelah itu, mereka akan tampil di ajang Community Shield, Minggu 7 Agustus 2016. MU akan menghadapi juara Premier League, Leicester City di Wembley.


Baru pada 14 Agustus, MU akan melakoni laga perdana di Premier League. Mereka akan bertandang ke markas Bournemouth, Vitality Stadium.



Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya