Catalunya Merdeka, Bagaimana Nasib Barcelona?
- REUTERS
VIVA.co.id – Insiden berdarah terjadi di Catalunya, Spanyol, akhir pekan lalu, Minggu 1 Oktober 2017. Menyusul pelaksanaan referendum warga untuk kemerdekaan Catalunya.
Bentrok terjadi antara warga Catalunya dengan aparat keamanan Spanyol. Sebab, referendum Minggu lalu dianggap kegiatan ilegal oleh pemerintah pusat Spanyol.
Meski mendapat teror saat proses pemilihan, referendum tetap berlangsung yang diikuti sekitar 2,2 juta warga. Hasilnya, 91, 96 persen memilih merdeka dari Spanyol.
Hasil referendum ini pun bakal berimbas terhadap keberlangsungan klub-klub Catalunya yang merumput di LaLiga dan Liga Spanyol. Salah satunya adalah Barcelona.
Mereka harus bersiap meninggalkan Liga Spanyol jika Catalunya akhirnya merdeka. Apalagi hal ini sering diungkapkan Presiden LaLiga, Javier Tebas dalam banyak kesempatan.
![]()
"Jika Catalunya merdeka, maka Barcelona ataupun klub Catalunya lainnya tidak bisa bermain di LaLiga," kata Tebas kala menghadiri Gala FIFA Ballon d'Or beberapa waktu lalu.
Ancaman Tebas pun disambut Presiden Presiden Federasi Sepakbola dan Olahraga Catalonia, Gerard Estreva yang mengatakan mereka siap hengkang dari LaLiga.
Namun, dibanding membuat liga sendiri yang sangat sulit direalisasikan karena jumlah klub yang minim, Estreva memilih pindah ke liga domestik negara Eropa lainnya.Â
"Jika Catalonia meninggalkan Spanyol, maka Barcelona akan memiliki kemewahan untuk memilih liga mana yang ingin mereka ikuti," katanya awal September 2017 lalu.
Di musim ini ada tiga klub Catalunya yang berlaga di LaLiga. Yaitu Barcelona, Espanyol dan Girona. Belum lagi ada beberapa klub yang berlaga di kasta bawah Liga Spanyol.
Selanjutnya: Barcelona ke Premier League?
Barcelona ke Premier League?
Terancam ditendang dari LaLiga, Premier League pun menjadi salah satu opsi bagi Barcelona. Opsi ini dimunculkan oleh Menteri Olahraga Catalunya, Gerard Figueras.
Selain Barcelona, dia juga menyarankan tim-tim LaLiga yang berasal dari Catalunya untuk mencari opsi masing-masing. Bermain di negara tetangga pun bisa diambil.
"Klub Catalan di LaLiga bisa memutuskan bermain di mana yang mereka inginkan. Di Spanyol atau negara tetangga, Italia, Prancis, atau Premier League," tutur Figueras.
Sementara itu, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, berharap Barcelona tetap berada di LaLiga. Dia tak bisa membayangkan LaLiga tanpa kehadiran rival utama klubnya itu.Â