Limbah Hewan Ternak yang Terpapar Antibiotik, Berbahaya Bagi Manusia

Peneliti memeriksa ayam ternak di dalam kandang tertutup (Closed House)
Peneliti memeriksa ayam ternak di dalam kandang tertutup (Closed House)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Ketika kotoran hewan ini digunakan sebagai pupuk kandang dan tidak diolah dengan benar. Hal ini membuat tanaman pangan yang dimakan mentah dapat menularkan kuman penyakit seperti salmonela dan e.coli. 

Aspek lain lagi yang perlu diperhatikan adalah residu antibiotik pada daging. Ketika memberikan antibiotik pada ternak, penggunaannua harus dihentikan dalam jangka waktu tertentu sebelum ternak dipotong atau susunya diperah. 

Jika masa henti obat ini tidak dipenuhi, maka residu antibiotik akan mengendap pada daging dan susu. Hal ini sebenarnya tidak jadi masalah dalam perspektif resistensi antibiotik, tetapi lebih pada masalah keamanan pangan yang bisa menyebabkan resistensi antibiotik pada tubuh pada manusia. 

"Residu antibiotik di produk pangan dikonsumi manusia jadi resisten. Di pangan jangan sampai residu, di residu daging bisa hilang. Tapi jika ikan, udang akan sulit hilang karena sirkulasi airnya di situ saja, kalau di telur treament 2-3 hari telur enggak boleh dijual dikonsumsi," kata dia.