Awas Jerawat Genital, Menular Saat Hubungan Seks

Ilustrasi bercinta.
Ilustrasi bercinta.
Sumber :
  • Pexels/Burst

VIVA – Moluskum Kontagiosum (MK) disebut juga sebagai jerawat genital yang mengganggu. Sebab, penyakit kulit ini muncul di area sekitar kelamin dan bisa menular dengan mudah lewat kontak kulit ke kulit.

Meski bisa muncul pada anak-anak, penyakit ini juga banyak terjadi pada orang dewasa. Menurut dokter spesialis kulit dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, dari 100 ribu penduduk, ada sekitar 1.200-1.400 kasus moluskum kontagiosum.

Lebih lanjut Anthony menjelaskan, Moluskum Kontagiosum merupakan infeksi pada kulit yang disebabkan oleh virus pox. Penyakit ini menimbulkan benjolan dengan ukuran diameter biasanya kurang dari 0,25 inci dan memiliki titik kecil di tengah benjolannya.

Baca juga: 26 Persen Wanita Pura-pura Orgasme, Gimana Cara Mengetahuinya?

Penyakit ini merupakan infeksi virus yang sangat menular dan dapat ditularkan dari orang ke orang melalui kontak kulit ke kulit yang sering dan berulang. Pada orang dewasa yang aktif secara seksual, penularan yang paling sering adalah lewat hubungan seks. Kedua, melalui cara nonseksual seperti pegangan tangan erat.

"Kebanyakan moluskum tidak memiliki gejala apa-apa, tidak ada rasa sakit, gatal kalau pun ada ada minimal gatalnya," ujar Anthony dalam virtual media briefing bersama Klinik Pramudia.

Sayangnya, banyak orang yang mengetahui jika mereka memiliki moluskum kontagiosum. Apalagi bintik-bintik seperti jerawat itu sering muncul di area lipatan seperti selangkangan, dekat area genital, atau tertutupi rambut pubis.