Terapkan dari Sekarang, 5 Kebiasaan Ini Cegah Diabetes Mematikan

Ilustrasi diabetes.
Ilustrasi diabetes.
Sumber :
  • Pexels/Nataliya Vaitkevich

VIVA Lifestyle – Diabetes merupakan salah satu penyakit tidak menular yang bisa berdampak dalam jangka panjang dengan gejala yang kerap dikenal dengan tiga hal. Mereka yang memilikinya kemungkinan akan mengalami gejala seperti rasa haus yang berlebihan, ingin banyak buang air kecil, dan kelelahan.

Tetapi para ilmuwan kini telah mengungkapkan lima faktor utama yang menentukan apakah Anda akan mengembangkan kondisi diabetes yang mematikan. Apa saja? Yuk, scroll untuk informasi selengkapnya.

Disebut mematikan bukan tanpa alasan. Sebab, diabetes yang tidak diobati dapat menyebabkan gagal ginjal, amputasi, dan stroke hingga mengancam nyawa.

Menulis di British Medical Journal (BMJ) petugas medis mengatakan bahwa wanita dengan riwayat penyakit saat hamil masih dapat mengurangi peluang mereka untuk mengidap diabetes tipe 2 dengan melakukan kebiasaan sehat ini di gaya hidupnya. Apa saja?

Ilustrasi suntik insulin/diabetes.

Ilustrasi suntik insulin/diabetes.

Photo :
  • Freepik/jcomp

"Makan sehat, berhenti merokok, berolahraga secara teratur, batasi konsumsi alkohol, jaga berat badan ideal," tulis peneliti, dikutip dari laman The Sun, Kamis 22 September 2022.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mematuhi lima faktor gaya hidup ini memiliki risiko 90 persen lebih rendah dari gangguan tersebut dibandingkan dengan wanita yang tidak mematuhinya. Ini termasuk mereka yang kelebihan berat badan atau obesitas, atau memiliki risiko genetik lebih besar terkena diabetes tipe 2.

"Penelitian ini menyoroti peluang kesehatan masyarakat yang penting untuk pencegahan diabetes tipe 2 pada populasi berisiko tinggi ini," tulis penelitian itu.

Hasil penelitian itu berdasarkan data dari 4.275 wanita yang memiliki riwayat diabetes gestasional. Ini mengacu pada bentuk diabetes yang berkembang selama kehamilan dan biasanya hilang setelah Anda melahirkan. 

Ilustrasi hamil/ibu hamil.

Ilustrasi hamil/ibu hamil.

Photo :
  • Freepik/user18526052

Selama periode 28 tahun, petugas medis berulang kali mengukur berat badan dan faktor gaya hidup para wanita ini. Rata-rata, selama 28 tahun, 924 wanita mengembangkan diabetes tipe 2. Para ahli menyoroti bahwa ini adalah studi observasional, jadi tidak dapat menentukan penyebab pastinya.

Studi dari BMJ dilakukan setelah petugas medis di Swedia menemukan bahwa wanita dengan penyakit tersebut memiliki peningkatan risiko kematian dini sebesar 60 persen. Mereka juga akan hidup lima tahun lebih sedikit dari rata-rata wanita dalam populasi, demikian menurut petugas medis di Asosiasi Eropa untuk Studi Diabetes di Stockholm.

Penelitian ini didasarkan pada 12.000 pasien di Rumah Sakit Kerajaan Salford di Salford, Manchester. Para peneliti juga menemukan bahwa pria dengan penyakit ini memiliki 44 persen peningkatan risiko kematian dini dan hidup 4,5 tahun lebih sedikit. Untuk orang dengan kondisi yang merokok, para ahli mengatakan ini juga memperpendek harapan hidup mereka hingga 10 tahun.