Olahraga Ini Ampuh Bakar Lemak Opor dan Rendang, Bye-bye Perut Buncit!

ilustrasi olahraga lari.
Sumber :
  • Pixabay

JAKARTA  – Beragam jenis makanan lezat seperti rendang, opor ayam, ketupat sayur hingga aneka kue kering siap menyemarakkan Idul Fitri. Beragam hidangan yang tersaji selama lebaran tidak dipungkiri akan selalu menggugah selera. 

3 Penyebab Sering Ngantuk Setelah Makan dan Cara Mengatasinya

Namun hati-hati konsumsi hidangan Lebaran bisa memicu kenaikan berat badan. Bukan tanpa sebab 1 hidangan Lebaran seperti rendang daging mengandung sekitar 193 kalori per porsi (100 gram). 

Opor ayam mengandung sekitar 163 kalori per porsi (100 gram). Lontong sayur mengandung sekitar 357 kalori per porsi (400 gram). Ketupat mengandung sekitar 160 kalori per porsi (100 gram). Sambal goreng kentang mengandung sekitar 102 kalori per porsi (100 gram).

Spartan Race Indonesia Digelar Hari Ini di Ancol, Hampir 1.000 Peserta Berpartisipasi

Umumnya hidangan ini selalu ditawarkan pada tamu yang berkunjung silaturahmi. Jika di setiap rumah aneka hidangan lezat ini dicicipi, jangan kaget berat badan melonjak drastis. Untuk itu, penting untuk menahan diri dari godaan hidangan bersantan dan berlemak. Selepas Ramadhan, perlu juga mengatur pola makan supaya berat badan tidak kebablasan.

Hidangan lebaran: ketupat opor

Photo :
Hoka Flylab Hadir di Jakarta, Fasilitasi Penghobi Lari Rasakan Teknologi dan Inovasi

Maka dari itu selain mengatur asupan makanan melakukan olahraga juga sangat penting demi menjaga berat badan ideal. Lantas apa saja jenis olahraga yang bisa menurunkan kadar lemak usai menyantap berbagai jenis hidangan Lebaran? Berikut ini rangkumannya melansir laman Mayo Clinic.

Aerobik

Ada dua jenis olahraga yang dapat dilakukan. Pertama adalah olahraga aerobik. Untuk olahraga aerobik ini lakukan setidaknya 150 menit atau minimal 75 menit dalam sepekan. Jenis olahraga aerobik meliputi senam, jogging, berjalan kaki, atau berenang.

Melakukan olahraga jenis ini dengan jumlah waktu yang lebih banyak akan memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar. Tetapi aktivitas fisik dalam jumlah kecil pun sangat membantu. Menjadi aktif untuk waktu yang singkat sepanjang hari dapat  memberikan manfaat kesehatan.

Jika dihitung jumlah kalori yang dibakar setiap melakukan olahraga aerobik dengan intensitas rendah kalori yang dibakar adalah sebesar 365 kalori. Berenang dapat membakar kalori sebesar 402 kalori. Bersepeda dengan kecepatan kurang dari 102 mph kalori yang dibakar sebesar 292 kalori. 

Berlari dengan kecepatan 5mph kalori yang dibakar adalah sebanyak 606 kalori. Berjalan kaki dengan kecepatan 3,5mph kalori yang dibakar adalah sebanyak 314 kalori. 

Sebagai catatan jumlah kalori yang dibakar secara spesifik sangat bervariasi tergantung pada latihan, tingkat intensitas dan karakteristik individu seperti berat badan.

Latih Kekuatan Otot

Kedua, lakukan olahraga yang melatih kekuatan otot. Jenis olahraga ini meliputi squad, lunges, plank, push up, hingga sit up. Seperti diketahui, olahraga jenis ini tidak hanya fokus melatih bagian tubuh tertentu saja sebab cara ini kurang efektif.  Latihan ini memang mengharuskan Anda untuk menggunakan semua otot tubuh, mulai dari atas hingga kaki. 

Saat Anda melakukan strength training, usahakan untuk melibatkan tubuh bagian atas sebanyak 30 persen,  tubuh bagian bawah 70 persen. Lakukan kegiatan olahraga ini setidaknya dua kali seminggu dengan 12 hingga 15 kali pengulangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya