- ANTARA FOTO/Ampelsa
VIVA – "Berikan aku 10 pemuda, maka akan aku guncang dunia," pernyataan terkenal itu pernah disampaikan oleh Sukarno, Presiden pertama RI.
Sukarno sepertinya sangat menyadari, betapa bergairah dan perkasanya seorang pemuda. Jika mereka bergabung, dampaknya akan dahsyat. Kalimat itu juga masih relevan hingga sekarang.
Bermula pada era tahun 2000-an, banyak kegiatan yang dipenuhi kaum muda. Ditandai dengan maraknya aktivitas di masjid, pengajian, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas sosial. Bahkan, ibadah umrah dan haji juga sudah diwarnai kelompok usia itu.Â
Gairah beragama kaum muda terefleksikan melalui aktivitas yang unik dan sarat dengan nilai-nilai agama. Beberapa kegiatan yang mereka gagas bahkan berhasil bertahan melewati tahun demi tahun dan tetap konsisten.Â
Kegiatannya semakin membesar, relawannya mencapai ribuan dan tersebar di banyak provinsi. Aktivitas itu dijalankan dengan konsisten, selain sebagai dakwah, juga dirasakan sebagai cara untuk merefleksikan nilai-nilai Islami yang menjadi pegangan hidup.Â
![]()
Ricky Rinaldi, penggagas One Day One Juz dan Gita Saraswati, pencetus Gerakan Mukena Bersih, tak pernah menduga. Kegiatan yang awalnya hanya untuk menjalankan ajaran agama ternyata mampu menggerakkan publik untuk melakukan hal yang sama.Â
Diawali beberapa orang, kegiatan mereka kini sudah memiliki pengikut hingga ribuan bahkan puluhan ribu. Begitu pula dengan artis-artis yang hijrah dan mengadakan pengajian. Aktivitas mereka makin padat, dan kalangan selebritas yang bergabung juga bertambah banyak.Â
Dari banyak kegiatan keagamaan yang digagas oleh kaum muda, beberapa di antaranya menarik dan populer.
One Day One Juz
Ramadan tahun 2013, Ricky Adrinaldi dan teman-temannya yang sedang bersemangat belajar agama bertekad untuk melakukan tilawah Alquran rutin. Mereka menghabiskan 30 juz Alquran selama Ramadan.
Artinya, satu hari mereka akan menyelesaikan membaca satu juz Alquran. "Awalnya, kami hanya menginginkan bagaimana manusia itu bisa mencintai Alquran, bisa membaca Alquran setiap hari, bisa memahami Alquran dengan baik. Jadi kami hanya ingin bisa konsisten membaca Alquran setiap hari," ujar Ricky kepada VIVA. Itu sebabnya, kelompok ini menamakan diri One Day One Juz (ODOJ).