- ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Ia lantas berbagi pengalaman saat berada di Ye Shan Gu, daerah pegunungan di Xiamen yang jalur pendakiannya panjang. Bahkan mengharuskan dia dan teman-teman rombongannya memanjat tebing setinggi 6-10 meter yang membutuhkan tali pengaman. Karena mereka tidak membawa perlengkapan panjat tebing, mereka lantas melakukannya hanya dengan bantuan palu.
Saat ditanya bagaimana jika terjadi kecelakaan, Wilson menjawab itulah mengapa wisata petualangan harus dilakukan berkelompok, bukan sendirian.
"Di Singapura pernah ada teman seperjalanan saya, orang Vietnam patah tulang tangannya. Itu kan di Pulau Ubin, sebenarnya ada track amannya. Cuma kita pengin lihat pemandangan alam jadi masuk ke hutan. Di situ dekat tebing kebetulan udah agak malam jadi kurang pencahayaan. Dia jatuh. akhirnya empat orang gotong dia keluar sampai ketemu warga setempat bantu kita pakai kendaraan," kisahnya.
"Malam itu juga balik ke Singapura dirawat di rumah sakit. Tapi untungnya sampai sekarang enggak pernah terjadi kecelakaan yang parah dan emergency banget," ucapnya menambahkan.
Senada dengan Wilson, bintang film Labuan Hati, Ramon Y. Tungka mengatakan, bahwa setiap melakukan wisata petualangan favoritnya, yakni mendaki gunung, ia selalu melakukan persiapan matang sejak jauh-jauh hari.
"Seperti menentukan waktu yang tepat dapat dilihat dari cuaca, lalu pembekalan peralatan, pembekalan fisik dan pembekalan mental. Jika seluruh pembekalan tersebut sudah disiapkan insya Allah baik-baik saja," katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh pengemar wisata petualangan, Nini. Ia mengatakan, untuk berwisata petualangan itu butuh tenaga ekstra dan wajib tahan banting. Jika tenaga dan mental lemah, Anda tak akan bisa mengeksplor satu lokasi dengan maksimal.
"Keamanannya sih, lebih ke perlengkapan yang digunakan, misalnya kayak pakaian atau sandal dan sepatu yang emang khusus untuk petualangan. Barang-barang yang dibawa juga yang seperlunya saja. Kalau mengeksplor tempat yang ada hewan buas dan liarnya lebih memperhatikan apa yang dibilang oleh ranger dan patuhi aturan," ucapnya.
Diprediksi Terus Meningkat
Gunung, bukit, danau, sungai, laut atau pantai bisa dikemas lebih menarik sebagai kegiatan petualangan saat liburan. Dengan kekayaan alam dan kelestarian alam di Indonesia, wisata petualangan di Tanah Air bisa dikembangkan dan sangat berpotensi untuk dinikmati wisatawan. Meski berisiko dan memiliki cukup banyak kendala, namun tren wisata petualangan diprediksi akan terus meningkat di masa yang akan datang.