SOROT 527

Politik Jenuh Terbitlah Sontoloyo

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Alfaraby mengingatkan, berdasarkan hasil riset sebagian lembaga survei, calon pemilih yang belum menentukan pilihan karena masih bimbang atau ragu hingga kini masih cukup besar, kira-kira 20 persen. Jika jumlah pemilih sebanyak itu tak dijangkau, katanya, "dua-duanya (Jokowi dan Prabowo) gagal untuk memperluas basis pemilih mereka, dan menarik simpati pemilih yang mengambang."

img_title Catatan Hasto soal 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Putusan MK Jadi Beban Presiden

Sejumlah warga Boyolali yang tergabung dalam Forum Boyolali Bermartabat melakukan aksi damai Save Tampang Boyolali di Boyolali, Jawa Tengah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah warga Boyolali yang tergabung dalam Forum Boyolali Bermartabat melakukan aksi damai Save Tampang Boyolali di Boyolali, Jawa Tengah, Minggu, 4 November 2018. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

img_title Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Korporasi dan Individu di Balik Karhutla Kalimantan-Sumatra

Pemilih yang awalnya ragu untuk memilih bisa jadi pada akhirnya memutuskan tidak memilih sama sekali, karena para kandidat hanya membuat kegaduhan, tanpa menawarkan alternatif perubahan.

Dia menepis kemungkinan perang kata-kata itu sesungguhnya bagian dari strategi kampenye saja, terutama untuk menaikkan popularitas masing-masing kandidat. Dugaan itu, katanya, bisa diterapkan kalau dua pasang calon sama-sama tokoh baru yang belum dikenal luas publik.

img_title Pengamat Nilai 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Fondasi Penting Penguatan Pembangunan Nasional

Jokowi dan Prabowo, katanya, tentu saja bukan tokoh baru, bahkan keduanya sama-sama bertarung dalam pemilu 2014. Karena itulah keduanya memiliki basis pemilih loyal. Maka strateginya mestinya bukan lagi berupaya menaikkan popularitas, melainkan merebut simpati calon pemilih baru yang sekarang masih bimbang.

Alfaraby malah mencurigai perang kata-kata sejatinya untuk menutupi kekurangan karena masing-masing calon tak memiliki program dan tawaran terobosan yang jelas. "Sehingga lebih banyak yang dikontestasikan adalah kata-kata yang lebih sensasional atau lebih sentimen." (umi) 

Baca Juga

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Sontoloyo hingga Tampang Boyolali

Jargon Ngawur Trump

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Santri 2026

Prabowo Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Pesantren Bukan Cuma Ilmu Agama Tapi Bentuk Karakter Bangsa

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ucapkan selamat memperingati Hari Santri 2026 kepada seluruh santri, kiai, nyai pengasuh pondok pesantren Indonesia

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut