SOROT 553

Tim Hukum Rasa Kopkamtib

Menko Polhukam Wiranto
Sumber :
  • Istimewa

Dia memandang pembentukan tim asistensi hukum  tidak perlu. Sebab, sudah ada  aparat Kepolisian dan penegak hukum lainnya yang memantau tindakan atau ucapan  warga negara, yang dinilai bertentangan dengan undang-undang berlaku.

img_title Pemilih Loyal Jokowi di 2019 Bisa Suntik Suara Prabowo-Gibran, Ini Alasannya

Segendang sepenarian. Peneliti Amnesty Internasional, Aviva Nababan menyarankan, sebaiknya pemerintah mengurungkan pembuatan tim ini. Apalagi karena pembuatannya diumumkan, sehingga terkesan bertujuan untuk mengawasi tokoh-tokoh yang aktif mengkritik pemerintah selama masa pascapemilu.  “Jadi adanya diumumkannya tim ini seperti menambahkan chilling effect kepada kebebasan berpendapat di Indonesia,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengumuman pembentukan tim ini, semakin menggarisbawahi pendekatan penggunaan hukum pidana yang berlebihan dalam menghadapi permasalahan. Padahal, pendekatan semacam ini dapat memicu pelanggaran HAM dan malah menimbulkan masalah yang lain, misalnya over kapasitas di lembaga-lembaga pemasyarakatan.

img_title Sandiaga Uno Terharu Lihat Kampanye Prabowo di Sumbar

Penegakan hukum, kata Didik Mukrianto, anggota Komisi III Fraksi Demokrat, harus sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Penegakannya juga harus fair, jujur dan adil serta jauh dari kesewenang-wenangan.

Sebab, hubungan negara dengan warganya dalam penegakan hukum adalah seimbang. Hal itu seperti tertuang dalam  semangat amandemen UUD 45 dan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). “Ini pula makna dari due process of law, artinya proses penegakan hukum yang benar dan adil. Bukan atas dasar stigma apalagi kebencian terhadap warga yang belum tentu bersalah,” ujarnya.

img_title Polling Institute: Basis di Pilpres 2019 Lebih dari Separuhnya Kembali Pilih Prabowo

Baca Juga

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jerat Pasal Makar

Kopkamtib, Cara Orba Bungkam Suara Berbeda

 Bahlil Lahadalia Dilantik oleh Presiden Jokowi Menjadi Menteri ESDM

Bahlil: Saya yang Usulkan Pilpres 2024 Ditunda Ketika Jadi Menteri Investasi, bukan Jokowi

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia kembali pasang badan untuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) bahwa dirinya yang mengusulkan ide agar menunda waktu Pemilih

img_title
VIVA.co.id
31 Desember 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut