Bertahan di Tengah Gempuran

Swalayan
Swalayan
Sumber :
  • VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis

VIVA – Bayu Santoso menggandeng istrinya memasuki swalayan Hari Hari di wilayah Roxy, Jakarta Barat. Bersisian keduanya membawa troli dan memasukkan aneka kebutuhan rumah tangga dalam troli tersebut. 

Bayu, 31 tahun, mengaku sudah delapan tahun menjadi pelanggan setia swalayan tersebut. Meski Hari Hari tak sebesar dan seluas swalayan lain, tapi menurut Bayu dan istrinya, swalayan tersebut banyak promo menarik. Apalagi lokasinya tak jauh dari rumah mereka. 

"Di sini banyak promonya. Kayak midnight sale. Misalnya beli telur, beli dua set gratis satu set. Jadi saya beli dua set, bisa bawa pulang telur 30 butir," ujar Bayu kepada VIVA, Rabu, 3 Juli 2019.

Selain itu, dia melanjutkan, barang di pasar swalayan tersebut lebih lengkap dan banyak. Harga yang dibanderol pun lebih murah.  

"Bahkan saya pernah beli nata de coco, promonya beli satu dapat dua. Jadi saya bayar satu harga dapat tiga," tuturnya.

Lokasi swalayan Hari Hari yang berjarak tak sampai dua kilometer dari rumah Bayu juga menjadi penarik kedekatan. Sebab, Bayu tak perlu menghabiskan waktu di jalan hanya untuk membeli kebutuhan rumah tangga. 

Bayu juga mengaku setiap akhir pekan, serta tanggal gajian, maka antrean kasir di Hari Hari jadi sangat panjang. "Tiap Sabtu, Minggu, dan gajian, antreannya udah sampai buntut paling belakang. Selalu gitu," ujarnya.