- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Dita memahami, pada pilpres kemarin yang memilih prabowo dan Sandi tidak hanya pemilih Gerindra. Kebanyakan juga ada dari PKS, Demokrat, PAN, dan bahkan Golkar. Ia yakin pemilih Prabowo-Sandi akan banyak mendapatkan pengalaman politik elektoral.
![]()
Bagi pemilih rasional yang kemarin memilih 02, sikap prabowo yang merapat ke pemerintah ini bisa dibaca sebagai langkah konsolidasi politik elit dan patut diapresiasi karena bisa jadi mereka melihat peluang cerah di 2024. Tapi ada juga yang menyikapi dengan negatif karena merasa demi kekuasaan, bersedia menanggalkan apa-apa yang sudah dikampanyekan ketika Pilpres lalu.
Menurut Dita, pemilih akar rumput yang dibombardir dengan politik identitas bisa jadi akan sulit memahami langkah Prabowo. Sebab nyaris semua prejudice, kekerasan verbal, mob, semuanya dilakukan oleh kelompok akar rumput ini. Politik kian absurd bagi mereka.
Apakah lantas sikap politik prabowo yang terbuka dengan pemerintahan Jokowi akan segera diikuti dalam bentuk dukungan terhadap Jokowi selaku presiden terpilih?
Dita tak yakin sikap politik Prabowo yang terbuka dengan pemerintahan Jokowi akan segera diikuti dalam bentuk dukungan terhadap Jokowi oleh pemilih akar rumput. Menurutnya, fragmentasi politik yang baru saja dilalui, kerusakannya lebih dalam dari yang terlihat. Dukungannya sudah emosional. Merasuk menjadi bagian dari self esteem atau harga diri si pemilih.
"Anda bayangkan, bagaimana memproses sesuatu yang selama ini kita bela, kita percaya, kita dukung, tiba-tiba hanya berujung pada kenyataan melihat re-grouping elit? Padahal yang sudah rusak itu simpul keluarga, pertemanan, profesi," ujarnya, masygul.
Baca Juga
Kisah Pertarungan dan Pertemanan Dua Sahabat