- Twitter/@PSSI
Kredibilitas dan citra, dua kata yang patut digarisbawahi. Dari mana keduanya bisa diraih? Tentu prestasi di pentas internasional.
Saat ini, sepakbola Indonesia tengah jadi sorotan karena minimnya prestasi. Pencapaian Indonesia dalam satu dekade terakhir tak terlalu memuaskan.
Ada harapan Indonesia akan bangkit di pentas internasional, saat Milla datang menangani Timnas. Namun, Milla tak dilanjutkan kontraknya, hingga performa Timnas di level internasional menukik tajam.
![]()
"Ayo, pengurus baru, terjun ke pembinaan usia dini. Banyak PR-nya. Mulai dari filosofi Filanesia dan penerapannya, sarana, prasarana, pelatih, sports science, dan lainnya. Perlu keseriusan dari setiap calon dalam membangun sepakbola di Indonesia, yang ujungnya untuk Timnas," jelas Supriyono.
"Posisi Ketum PSSI tak dihindari seksi. Relasi mereka akan lebih luas dengan posisi tersebut. Ya, pemilihan lurah saja ada kampanye, ini lagi PSSI. CV mereka, pastinya akan lebih bagus. Tapi, harus ada pengetahuan mendalam terkait sepakbola yang dimiliki oleh Ketum," lanjutnya.
Program yang dicanangkan PSSI di era Edy sebenarnya tak buruk-buruk amat. Pembinaan usia dini mulai diperhatikan dengan adanya kompetisi Elite Pro Academy.
Pilar macam ini yang dibutuhkan, karena memang pembinaan usia dini selalu jadi sorotan. Sepakbola putri juga patut diperhatikan lantaran Indonesia tak memiliki tim yang kuat.
"Hanya saja, perlu konsistensi. Para pemain muda harus mengerti tentang dasar dari bermain sepakbola. Sarana, prasarana, dan pendukung lainnya harus dibangun. Sehingga, level usia dini menjadi kuat. Pasti, buah manisnya akan dirasakan Timnas. Milla punya sesuatu yang ditawarkan, tapi ada juga pelatih lokal yang memiliki kemampuan itu," terang Supriyono.
Langka, jika kita mencari figur Ketum PSSI yang bersih dan tak terpengaruh dengan urusan politik. Sebab, sepakbola Indonesia begitu disorot, tak terkecuali oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
"Sepakbolanya, pak," kata Jokowi saat melantik Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.
![]()
Pernyataan Jokowi begitu luas. Entah bagaimana penafsiran Anda, tapi pada intinya, pemerintah begitu memperhatikan sepakbola nasional yang kurang menggigit belakangan ini.