SOROT 331

Mimpi Bikin Mobnas

mobnas jokowi proton
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Udden Abdul

Senada dengan Menperin, Andi juga mengaku tak mengetahui isi MoU antara Proton dengan PT ACL. Sebab, meski  Jokowi hadir, MoU itu murni kerja sama bisnis antardua perusahaan swasta sehingga tak perlu ada pemberitahuan kepada pemerintah.

img_title Pabrik Dibangun, Jokowi Ingin Esemka Cepat Dijual Massal

Presiden Komisaris PT. ACL, Edi Yosfi, mengatakan perusahaan yang ia pimpin masih baru. Ia mengakui kantornya memang berada di kompleks Ruko di Tendean Square 26 Jalan Wolter Mongisidi 122-124, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk sementara. Jadi kita sebut di sana karena perusahaan baru, masa langsung besar. Nantinya, perusahaan kita akan bertempat di Menara Kuningan lantai 29,” ujar Edi kepada VIVA.co.id melalui sambungan telepon, Kamis, 12 Februari 2015.

img_title Esemka Siap Produksi Massal, Investasinya Triliunan Rupiah

Kantor ACL Mampang

Kompleks Ruko di Tendean Square 26 Jalan Wolter Mongisidi, Jakarta Selatan, yang disebut Presiden Komisaris PT. ACL, Edi Yosfi, sebagai kantor sementara. Foto : VIVA.co.id/Herdi Muhardi

img_title Melacak Jejak Mobil Buatan Indonesia Esemka

Edi menolak menjelaskan isi MoU antara PT ACL dengan Proton. Alasannya, perusahaannya bisa kena penalty. Ia menambahkan, kerja sama tersebut memang murni bisnis dan pemerintah tak terlibat secara langsung.

Mereka sengaja memilih Proton karena perusahaan asal Negeri Jiran itu berjanji bersedia alih teknologi. “Yang jelas mobil ini akan dibuat dan dirakit dan menjadi produksi Indonesia melalui PT ACL,” ujarnya. 

Ia memastikan, semuanya akan diproduksi di Indonesia, termasuk suku cadang.
Presiden Direktur PT Proton Edar Indonesia, Mohd Asribin Khayalan, mengaku tak mengetahui isi MoU antara PT ACL dengan perusahaannya.

"Kita dari Proton Indonesia tidak ada informasi tentang isi perjanjian tersebut, kita bener-bener nggak tahu," ujar Asribin saat dihubungi VIVA.co.id, Kamis, 12 Februari 2015.

Namun, menurut dia, perjanjian itu murni kerja sama bisnis. Ia mengaku tak mengetahui tindak lanjut dari MoU tersebut. "Saya tidak tahu, yang saya baca di koran perjanjian yang dihadiri Jokowi itu hanya untuk melakukan studi kelayakan. MoU itu masih terlalu awal, mungkin setelah 6 bulan akan ada yang lebih detail," kata Asribin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih Mimpi

Pengamat otomotif Bebin Juwina mengatakan MoU antara PT ACL dengan Proton itu memang bisa diartikan untuk membangun Mobnas. Indonesia bisa belajar dari Malaysia bagaimana cara membuat Mobnas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut