Sumber :
- VIVA.co.id/Tasya Paramitha
“Kami bantu mereka mempromosikan,” ujarnya kepada VIVA.co.id, Kamis, 2 Juli 2015.
Hari menjelang sore. Namun, puluhan orang tersebut masih asyik belajar membatik. Mereka tepekur dangan canting, malam, kompor, dan kain yang akan mereka "sulap" menjadi batik. Meski harus bolak balik meniup canting, mereka tak terlihat lelah. Bahkan, sesekali terdengar canda dan tawa renyah mereka.
"Target kami mengedukasi sebanyak-banyaknya orang agar mengerti cara membuat batik," ujar Iwan. (art)
Baca Juga
Wayang, Media Efektif Membangun Jati Diri Bangsa
Pagelaran wayang kulit menampilkan dalang Ki Sigit Ariyanto.
VIVA.co.id
3 Agustus 2015