SOROT 384

Kalijodo Selayang Pandang

Kawasan Kalijodo
Sumber :
  • Danar Dono - VIVA.co.id

Lokasi Prostitusi

img_title Janji Ahok Bangun Masjid di Kalijodo Dipenuhi Djarot

Namun, pelan-pelan, Kalijodo berubah karena ada sejumlah proyek dan Kota Jakarta mulai ditata. Soemarno Sosroatmodjo, gubernur DKI Jakarta kala itu, pada tahun 1960-an sering merazia tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi berkumpulnya wanita malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu tempat yang dianggap besar pada saat itu adalah Planet Senen. “Maka dibersihkanlah, dirazialah Planet Senen secara besar besaran,” ujar Rizal.

img_title Kunjungi Kalijodo, Djarot Tergoda Main Ayunan

Sayangnya, pembersihan itu tanpa dibarengi dengan rencana yang matang, apa yang akan dilakukan terhadap para perempuan malam itu setelah mereka diusir dan digusur. “Akhirnya mereka yang digusur di Senen mencari tempat-tempat baru, salah satunya Kalijodo,” ujar Rizal.

Sejarawan kelahiran Jakarta ini menjelaskan, ada metamorfosa terkait Kalijodo. Rizal mengatakan, pada awalnya aktivitas di Kalijodo sesuai dengan namanya, yaitu dipakai warga untuk nongkrong dan tempat mencari jodoh. Namun, aktivitas itu berubah menyusul penggusuran tempat hiburan di kawasan Senen.

img_title Bakal Digusur, Tak Semua Warga Tol Kalijodo Dapat Rusun

"Kalijodo berubah pelan-pelan dari tempat nongkrong dan cari jodoh, jadi tempat orang cari rezeki dengan jual diri, cari uang,” kata Rizal.

Pelan-pelan, Kalijodo pun berubah dan bertambah besar dan menjadi masalah di masyarakat. Kondisi ini terjadi saat Ibu Kota dipimpin Ali Sadikin.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2016/02/17/56c44292c99ad-suasana-kalijodo_663_382.jpg

Suasana di kawasan Kalijodo, Jakarta.

Menurut dia, saat itu Jakarta seperti neon yang menarik laron. Banyak terjadi urbanisasi. Meledaknya jumlah penduduk di Jakarta menambah banyak kebutuhan, salah satunya seks.

“Nah kebutuhan seks untuk kelas bawah salah satunya di Kalijodo,” ujar Rizal. Sejak saat itu, Kalijodo semakin masyhur sebagai tempat untuk mencari pasangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, kawasan seluas 1,6 hektar yang membentang di sepanjang Kali Angke ini terancam diratakan dengan tanah. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, akan menyulap kawasan yang berada di RW 05, Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara ini menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Rizal berharap, penertiban Kalijodo memperhatikan rekayasa sosial dan efek lainnya setelah penggusuran. Sebab, jika tak diantisipasi dan disiapkan, bisa jadi setelah Kalijodo digusur, warga yang berbisnis di kawasan itu akan mencari tempat baru.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut