- VIVAnews/Ikhwan Yanuar
Diprediksi, kemacetan terparah akan terjadi di Brebes, khususnya jalur keluar Tol Pejagan menuju ke arah alternatif Purwokerto. Lalu ke luar dari Brebes Timur menuju wilayah Pantura Tegal serta dari Palikanci menuju Pantura Brebes. Hal itu merupakan imbas dari diberlakukannya transaksi jalan tol menuju Jawa Tengah hanya ada di Cikarang Utama dan Palimanan.
"Nanti setiap anggota disiagakan setiap 100 meter di wilayah Brebes. Mereka akan bertugas 24 jam nonstop," kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Polisi A Liliek Darmanto.
Bergeser ke Solo Surakarta. Daerah kelahiran Presiden Joko Widodo ini juga memiliki titik kemacetan yang harus diwaspadai bagi pemudik. Titik itu berupa pintu masuk menuju Solo di antaranya Jalan Slamet Riyadi, Jalan Adi Sucipto dan underpass Makam Haji.
Direncanakan, upaya antisipasi kemacetan di wilayah Surakarta akan menggunakan sistem satu arah. "Untuk arus mudik nanti akan dibuka jalur satu arah saja, khususnya jalur Solo-Sragen. Sedangkan untuk arus balik yang dibuka jalur tol Sragen-Solo serta satu arah," kata Sri Baskoro, Kabid Lalu lintas Dishubkominfo Surakarta.
Sedangkan wilayah Yogyakarta. Titik kemacetan diperkirakan akan terjadi di jalur alternatif Tempel-Pakem-Prambanan yang hingga saat ini belum selesai dilakukan sehingga pada H-7 Lebaran semua pekerjaan akan tetap dihentikan.
Bahaya Mengintai
Sejauh ini, meski pemerintah dan sejumlah pejabat di daerah mengklaim lebih dari 80 persen persiapan sarana dan prasarana mudik Lebaran telah rampung. Namun, fakta di lapangan ditemukan beberapa daerah yang masih keteteran menyiapkan infrastruktur jalan.
Di jalur tengah Jawa Timur, misalnya. Dilaporkan sepanjang 32 kilometer jalan nasional dari Mantingan Ngawi menuju Ngawi Kota yang menjadi pintu gerbang masuk pemudik dari Jawa Tengah justru memprihatinkan. "Kondisi yang bagus hanya 30 persen,” kata Suwignyo, staf Dinas Pekerjaan Umum Jawa Timur.
Kerusakan jalan di jalur ini berupa jalan retak, bergelombang, berlubang dan sliding (bergeser ke pinggir). Dinas setempat sebetulnya sudah berusaha mengajukan perbaikan di jalur yang memakan korban artis Sophan Sopian itu. Namun sayang tak membuahkan hasil.